Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 26 Februari 2018 | 02:35 WIB
 

Analis Rekomendasikan "Trading Buy" Saham BUMI

Oleh : Ahmad Munjin | Selasa, 2 Januari 2018 | 03:10 WIB
Analis Rekomendasikan
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Dalam perdagangan sepekan ke depan, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) memiliki area support di Rp250 hingga Rp264 dengan target resisten berikutnya di Rp300. Rekomendasi trading buy.

Pada perdagangan Jumat (29/12/2017), saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) ditutup melemah Rp10 (3,6%) ke posisi Rp270 per saham. Sepanjang perdagangan akhir pekan lalu, saham ini mencapai level tertingginya di Rp284 dan terendah Rp270 yang merupakan level penutupan. Nilai transaksi mencapai Rp79,8 miliar dengan jumlah lot 2,9 miliar.

Tasrul Tanar, analis senior Mirae Asset Sekuritas Indonesia menggunakan hasil Peak & Trough Analysis. "Terlihat sejak harga saham BUMI terkoreksi dari level tertinggi terdekat sekitar 34 minggu terakhir, rata-rata di Rp289 dengan harga rata-rata net sell sekitar level Rp300," katanya dalam keterangan yang diterima INILAHCOM, di Jakarta, Senin (1/1/2018).

Sementara itu, lanjut dia, jika dihitung sejak harga saham ini mulai naik dari level terendah terdekat sekitar 14 minggu terakhir, rata-ratanya mendekati level terendah terdekat. "Yakni, rata-rata di Rp250 dengan rata-rata net buy di sekitar level Rp249," ujarnya.

Sementara itu, lanjut dia, distribusi volume (penjualan terbesar) antara level Rp250-Rp278. Di lain sisi, fase akumulasi terjadi antara level Rp254 hingga Rp268.

Mekipun pada periode akumulasi masih didominasi oleh negative candle (Positive-Negative Pecentage 78.95%), kata Tasrul, dari periode akumulasi mulai terlihat dominasi positive candle (Positive-Negative Pecentage 133.33%). "Dari sisi supply saat ini harga masih berada di bawah net average sell dan di dalam distribusi area," papar dia.

Sementara dari sisi demand, Tasrul menambahkan, harga berada di atas net average buy dan sedikt di atas akumulasi area. "Jadi, secara umum harga saat ini juga berada di dalam distribusi dan akumulasi area (sideways) dan jika mampu bertahan diatas Rp268 potensi kenaikkan ke Rp300 jadi terbuka," ungkap Tasrul.

Di lain sisi, dia menyarankan cut loss level jika harga tembus ke bawah Rp250. "Dengan catatan, jika saat itu mulai banyak terjadi transaksi di bawah harga rata-rata," imbuhnya. [jin]

Komentar

 
x