Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 21 Oktober 2018 | 05:27 WIB

Perusahaan Rajungan Catatkan IPO Terakhir di 2017

Oleh : M Fadil Djailani | Jumat, 29 Desember 2017 | 13:40 WIB

Berita Terkait

Perusahaan Rajungan Catatkan IPO Terakhir di 2017
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Detik-detik menjelang penutupan perdagangan 2017, ada saja korporasi yang mencatatkan saham perdana di lantai bursa. Dia adalah PT Prima Cakrawala Abadi Tbk.

Industri sektor perikanan yang memroduksi rajungan ini, mencatatkan saham di lantai bursa ke-37 dengan kode emiten PCAR. Pada penawaran saham perdana (Initial Public Offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (29/12/2017), PCAR menawarkan 466.666.700 lembar saham, dengan harga Rp150 per lembar. Dari IPO ini, perusahaan berharap mendapat duit cash Rp72,33 miliar.

Kalangan pelaku pasar langsung merespons IPO ini. Dalam sekejab, saham PCAR melejit 69,3% atau setara 104 poin menjadi Rp254 per lembar.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat menyambut baik kehadiran PCAR. "Dengan dicatatkan saham PT Prima Cakrawala Abadi Tbk dengan kode perdagangan PACR maka total perusahaan tercatat bertambah menjadi 566 emiten sampai dengan saat ini," ujar Samsul.

Ia menambahkan, aksi korporasi melalui pasar modal dengan melakukan penawaran umum perdana saham menjadi salah satu sarana bagi perusahaan untuk menggalang dana. "Namun, lebih dari itu, IPO juga memiliki banyak manfaat lainnya, di antaranya perusahaan publik dipandang lebih profesional, transparan dan akuntabel," kata Samsul.

Samsul mengatakan, sebagai emiten terakhir yang mencatatkan sahamnya di BEI pada 2017 ini, saham PACR diharapkan banyak diminati investor dan manajemen investasi.

"Mudah-mudahan saham PCAR ini bisa menjadi pilihan investor. Ini jadi kesempatan masyarakat untuk berinvestasi," kata Samsul.

Ia mengingatkan agar perseroan tetap terus menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) karena dapat meningkatkan kualitas dan kinerja perusahaan, mendukung tercapainya sasaran perusahaan yang lebih baik, serta mendukung tercapainya perusahaan yang sehat dan berdaya saing global.

Sedangkan Direktur Utama PT Prima Cakrawala Abadi, Raditya Wardana, mengemukakan, perseroan bergerak dalam industri konsumer.

Perseroan telah memproduksi dan menyuplai rajungan kalengan untuk perusahaan di Amerika Serikat (AS) dengan total ekspor sejak awal tahun hingga Agustus 2017 mencapai 292 ton.

"Indonesia kaya akan rajungan karena dikarunia laut yang luas. Ini perlu dijaga dan dikelola kelangsungannya. Kami akan terus menjaga rajungan dengan mengedukasi nelayan agar menangkap hasil laut dengan ramah lingkungan," kata Raditya. [ipe]

Komentar

x