Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 Agustus 2018 | 05:26 WIB

Smartfren Segera Terbitkan OWK III Senilai Rp900 M

Oleh : Wahid Ma'ruf | Selasa, 28 November 2017 | 08:03 WIB
Smartfren Segera Terbitkan OWK III Senilai Rp900 M
PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) melakukan Penawaran Terbatas Obligasi Wajib Konversi (OWK) III maksimal Rp12 triliun.

Perseroan menjelaskan OWK III Seri 1 dengan setiap 1 sertifikat OWK III seri 1 senilai Rp500 miliar. 2 opsi OWK III seri 2 dapat melaksanakan menjadi OWK III seri 2 senilai Rp300 miliar. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Senin (27/11/2017).

Untuk 1 opsi OWK III seri 3 dapat dilaksanakan menjadi OWK III seri 3 senilai Rp100 miliar. Seluruh OWK III selanjutnya dapat dikonversi menjadi saham seri C perseroan akan dikeluarkan dari portepel perseroan.

Pelaksanaan opsi OWK III seri 2 dan opsi OWK III seri 3 akan dilaksanakan dengan mengingat dipenuhinya persyaratan yang diatur dalam POJK No 38/2014. Perseroan akan menerbitkan OWK III Seri 1 pada 19 Desember 2017 dengan bunga OWK III 0% per tahun. Untuk jangka waktu selambat-lambatnya 19 Desember 2022.

BIla OWK III belum dilaksanakan menjadi saham seri C perseroan maka OWK III wajib dikonversi menjadi saham seri C oleh perseroan. Harga konversi OWK III menjadi saham dengan Rp100 per saham.

Jumlah saham seri C diterbitkan dalam rangka konversi OWK III maksimal 50 miliar saham. Saham seri C yang diterbitkan sebagai hasil konversi dari OWK III memiliki hak yang sama dengan saham biasa atas nama lainnya yang diterbitkan perseroan, termasuk hak untuk memperoleh dividen atau manfaat lain serta kuasa untuk menggunakan hak suara dalam RUPS.

Perseroan berharap hasil konversi OWK III akan menambah posisi ekuitas. Secara keseluruhan akan menambah posisi utang perseroan menjadi lebih baik. Dengan demikian dapat untuk membiayai modal kerja, menyelesaikan kewajiban pembayaran dan belanja modal perseroan serta anak usaha.

Pemegang saham perseroan antara lain PT Wahana Inti Nusantara sebesar 29,65%, PT Global Nusa Data sebesar 27,4 persen, PT Bali Media Telekomunikasi sebesar 31,14 persen dan masyarakat 11,81%.

Perseroan menjelaskan OWK I yang telah dikonversikan menjadi saham seri C mencapai 47 miliar saham. Sedangkan OWK II yang telah dikonversikan sejumlah 38 miliar saham. Untuk yang belum dikonversikan menjadi saham sejumlah 52 miliar saham atau senilai Rp5,2 triliun.

Komentar

Embed Widget

x