Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 27 Mei 2018 | 08:40 WIB
 

Masuk Daftar MSCI, Saham BBTN Makin Diburu

Oleh : - | Senin, 20 November 2017 | 04:29 WIB
Masuk Daftar MSCI, Saham BBTN Makin Diburu
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) terpilih masuk Morgan Stanley Capital International (MSCI) Global Standard Index. Ini merupakan kepercayaan yang harus dijaga.

Dengan kepercayaan ini, diyakini bakal menambah minat investor untuk membeli saham berkode BBTN tersebut. "Sebelum masuk dalam MSCI memang sudah banyak investor asing yang menjadi pemegang saham BTN, namun masuknya BBTN dalam indeks global pastinya akan membuat makin banyak investor asing yang berminat dengan saham BTN," ujar Direktur Utama BTN, Maryono kepada wartawan di Jakarta, Minggu (19/11/2017).

Menurut Maryono, masuknya saham BBTN ke dalam MSCI Global Standard Index, tidak terlepas dari kinerja keuangan perseroan yang cukup positif, serta pertumbuhannya melebihi pertumbuhan rata-rata industri perbankan.

Kinerja tersebut juga telah membuat harga saham BBTN melonjak dari sekitar Rp1.700 pada awal Januari 2017, menjadi Rp2.980 pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu. "Kami akan menjaga kepercayaan investor dengan mempertahankan kinerja yang terus tumbuh positif. Kami akan fokus menggarap pasar perumahan menengah ke bawah yang terus bertumbuh dan potensinya masih sangat besar. Ini juga untuk mendukung program sejuta rumah pemerintahan Jokowi," ungkap Maryono.

Sementara, Direktur Keuangan BTN, Iman Noegroho Suko menambahkan, masuknya saham BBTN dalam daftar MSCI Index akan memperluas basis investor terutama pasif investor yang biasanya berinvestasi lebih berdasarkan pada pergerakan indeks.

Iman mengatakan ini merupakan langkah awal yg baik untuk perkembangan harga saham bbtn ke depan. Hal ini juga menjadi tantangan bagi manajemen BTN untuk tetap bisa menjaga dan meningkatkan kinerja keuangan sehingga profitabilitas bisa lebih meningkat lagi. Selain itu perseroan juga dituntut untuk tetap menjaga kecukupan modal dan likuiditas yang berkualitas dengan menerapkan tata kelola perusahaan yang baik.

Sekedar mengingatkan, Morgan Stanley Capital International (MSCI) telah merubah komposisi daftar saham-sahamnya (rebalancing). Dalam daftar barunya, sejumlah emiten asal Indonesia masuk ke dalam MSCI Global Standard Index untuk periode November 2017 hingga Mei 2018, salah satunya saham BBTN. Indeks ini akan mulai berlaku 30 November 2017 mendatang. [ipe]

Tags

Komentar

 
x