Find and Follow Us

Kamis, 14 November 2019 | 05:06 WIB

Bursa AS Berpotensi Mixed pada Akhir Pekan

Oleh : Agustina Melani | Jumat, 6 September 2013 | 17:31 WIB
Bursa AS Berpotensi Mixed pada Akhir Pekan
ist
facebook twitter

INILAH.COM, London - Bursa saham Amerika Serikat berpotensi bergerak variatif pada perdagangan saham Jumat (6/9/2013).

Investor fokus dengan laporan nonfarm-payrolls yang akan menjadi tanda bagi the Federal Reserve. Indeks Dow Jones futures melemah 11 poin atau 0,1% ke level 14.906. Indeks S&P melemah 0,7 poin ke level 1.652,30. Sementara itu, indeks Nasdaq naik 1,25 poin ke level 3.129,25.

Indeks saham juga bergerak naik setelah data ISM menunjukkan sektor jasa tumbuh pada Agustus 2013. Selain itu, the Federal Reserve menyatakan, rilis data ekonomi akan menolong waktu kapan mulai untuk melakukan pengurangan stimulus secara bertahap.

Para ekonom memperkirakan, data tenaga kerja diharapkan bertambah 173 ribu pada Agustus 2013. Sementara itu, tingkat pengangguran diprediksikan tetap di level 7,4%. "Ini laporan final sebelum 17-18 September khususnya pertemuan FOMC, dan kelihatan apakah the Fed akan mulai tapering pada September," tutur Analis Danske Bank, seperti dikutip dari Marketwatch, Jumat pekan ini.

Dengan indeks ISM employment nonmanufacturing yang kuat, pertumbuhan tenaga kerja menjadi 230 ribu pada Agustus 2013. Hal ini akan membuat the Fed tetap dalam jalur pengurangan stimulus.

Adapun kekhawatiran proses tapering berdampak ke pasar treasury. Imbal hasil obligasi 10 tahun naik 3,0005%. Selain data ekonomi Amerika Serikat, investor juga fokus dengan perkumpulan pimpinan dunia di St.Petersburg.

Di pasar keuangan lain, harga emas bergerak melemah. Dolar Amerika Serikat melemah terhadap mata uang asing utama lainnya.

Komentar

Embed Widget
x