Find and Follow Us

Kamis, 17 Oktober 2019 | 23:41 WIB

OJK: Buyback Tak Jamin IHSG Langsung Stabil

Oleh : Wiyanto | Kamis, 5 September 2013 | 17:10 WIB
OJK: Buyback Tak Jamin IHSG Langsung Stabil
(Foto : inilah.com)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengijinkan buyback dapat dilakukan oleh emiten. Hal itu mengingat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun cukup tajam pada Agustus 2013.

Deputi Komisioner Pengawasan Pasar Modal I Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Robinson Simbolon mengatakan, langkah buyback diharapkan dapat mengantisipasi penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). "Dia kapan bisa jual ditetapkan. Buy back 20% modal disetor di dalam terminologi regulasi. Perusahaan pernah lakukan buyback kans membeli 20% harus hitung lagi," ujar Robinson di kantornya, Kamis (5/9/2013).

Menurut Robinson, sebenarnya mengenai buyback baru boleh dilaksanakan jika selama tiga hari berturut-turut penurunan indeks saham sekitar 15%. Namun perkembangannya itu sulit tercapai. Akan tetapi OJK memutuskan buyback boleh dilakukan karena perkembangan global.

"Tapi kalau kita lihat per hari turunnya, kriteria 15% belum sampai, tapi penurunan kita cukup besar 5.200 sampai ke 3.900 penurunan cukup panjang. Melihat kondisi nasional dan global terdapat tekanan signifikan ada kebijakan sebagaimana empat kebijakan dan BI beberapa kebijakan. OJK memberikan kebijakan memberi kondisi agar memungkinkan penurunan indeks tidak turun ke lebih rendah," ujar Robinson.

Namun OJK tidak bisa memberikan jaminan kepada emiten kalau kebijakan buyback dapat langsung menstabilkan IHSG. "Indeks dengan buyback tidak ada jaminan langsung stabil. Kalau kita bandingkan kinerja emiten laba lebih besar dari tahun lalu secara fundamental, emiten lebih bagus. Tapi emiten rentan dengan kondisi makro Indonesia dan dunia," tutur Robinson. [mel]

Komentar

Embed Widget
x