Find and Follow Us

Jumat, 18 Oktober 2019 | 02:20 WIB

Hang Seng di Atas Support, Saatnya Buyback Saham?

Oleh : Ahmad Munjin | Rabu, 4 September 2013 | 16:40 WIB
Hang Seng di Atas Support, Saatnya Buyback Saham?
inilah.com/Wirasatria
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - IHSG tutup di atas 4.100 besok dinilai belum ada jaminan. Tapi, dengan posisi Hang Seng Index (HSI) di atas support, jadi saat buyback saham saat indeks turun. Seperti apa?

Pada perdagangan Rabu (4/9/2013) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ^JKSE) ditutup melemah 90,56 poin (2,17%) ke posisi 4.073,455. Intraday terendah 4.069,697 dan tertinggi 4.144,625.

Satrio Utomo, kepala riset PT Universal Broker Indonesia mengaku, tadi pagi sangat semangat untuk mengayun posisi saham. "Tadi pagi, IHSG kok berasa mau turun di bawah support 4.100-4.120. Kemudian, saya lepas sekitar 75% dari portofolio," kata dia di Jakarta, Rabu (4/9/2013).

Satrio, mengaku senang harga saham yang dimainkannya, tidak turun. "Ya, turun sedikit, tapi hanya 1-2 poin, hanya cukup untuk menutup fee," ucapnya.

Padahal, Satrio tadi pagi secara khusus sudah membuat tulisan kompor untuk prediksi bearish. "Support satu saja enggak tembus. PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA.JK) malah naik. Bagus juga saya sempat buy back di Rp13.500 per saham," ujarnya.

Setelah itu, lanjut dia, masih ditambah dengan Hang Seng yang ditutup di atas support. "Kondisi itu, membuat semakin enggak semangat lepas barang deh," tuturnya.

Sore ini, Satrio mengaku terpaksa untuk kembali buyback saham. "IHSG besok naik? Enggak ada jaminan juga. IHSG ditutup di atas support 4.100? Belum tentu. Tapi, dengan HSI ditutup di atas support, di tengah semua sentimen bearish yang ada, saya mencoba untuk punya posisi contrarian: beli ketika suport IHSG ditembus," papar dia.

Bagaimana dengan berita-berita negatif? Satrio mengaku tidak terlalu khawatir pada subwave 2 ini. Menurut dia, paling kalau besok support 3.837 ditembus dia harus cut loss. "Tapi itu urusan besok, bukan hari ini," tuturnya.

Di atas semua itu, Satrio mengaku masih mau punya posisi meski hanya 50%-70% portofolio. "Sebanyak 15 persen, saya buy back besok saja, barang kali masih dapat harga yang lebih murah," imbuhnya. [jin]

Komentar

Embed Widget
x