Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 17 Juli 2018 | 01:01 WIB
 

Inilah Saham Pilihan Kamis (11/7/2013)

Oleh : Agustina Melani | Kamis, 11 Juli 2013 | 04:00 WIB
Inilah Saham Pilihan Kamis (11/7/2013)
(Foto : inilah.com/Wirasatria)

INILAH.COM, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksikan bergerak mixed pada perdagangan saham Kamis (11/7/2013).

Analis PT Sinarmas Sekuritas, Rheza Mihardja menuturkan, indeks akan bergerak mixed di kisaran 4.430-4.524. Menurut Rheza, perdagangan saham Kamis ini akan dipengaruhi data money supply dan new yuan loand dari China yang diperkirakan melemah seiring dengan penurunan nilai ekspor dan impor dari China. Selain itu, dari Amerika Serikat The Fed akan mengeluarkan minutes of Junes yang akan menjelaskan mengenai rencana pengurangan stimulus.

"Dari Indonesia, BI akan mengeluarkan keputusan mengenai BI Rate yang diperkirakan naik sebesar 25 bps menjadi 6,25%," ujar Rheza.

Hal senada dikatakan, Analis PT Buana Capital Alfred Nainggolan. Alfred memprediksikan IHSG bergerak mixed pada perdagangan saham Kamis pekan ini. Hal itu dipicu dari tekanan jual oleh investor asing masih besar. Selain itu, nilai transaksi perdagangan relatif tipis. Alfred juga melihat, belum ada perubahan variabel makro dari dalam negeri dan luar negeri. "Belum ada terobosan dari Bank Indonesia mengatasi Rupiah dan inflasi," kata Alfred.

Menurut Alfred, pengumuman suku bunga acuan atau BI Rate pada Kamis (11/7/2013) juga dinilai tidak terlalu berpengaruh ke bursa saham. Pelaku pasar dinilai telah memperkirakan Bank Indonesia akan menaikkan suku bunga acuan untuk meredam inflasi. "Tidak terlalu berpengaruh karena mau tak mau BI Rate harus naik. Kemungkinan naik menjadi 6,25%," tutur Alfred.

IHSG pun diperkirakan berada di level 4.440-5.045 pada perdagangan saham Kamis pekan ini. Untuk saham-saham yang dapat diperhatikan, Rheza menuturkan, saham PT Waskita Karya Tbk (WSKT), saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), saham PT Adhi Karya Tbk (ADHI), dan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dapat diperhatikan oleh pelaku pasar.

Sementara itu, Alfred mengatakan, saham-saham yang dapat diperhatikan seperti saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), saham PT Modernland Realty Tbk (MDLN), saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), saham JPFA, dan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Tags

Komentar

x