Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 17 Januari 2019 | 17:03 WIB

Rupiah Tertolong Sentimen BoE dan Spanyol

Oleh : Ahmad Munjin | Jumat, 15 Maret 2013 | 17:20 WIB

Berita Terkait

Rupiah Tertolong Sentimen BoE dan Spanyol
Inilah.com/Wirasatria

INILAH.COM, Jakarta - Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot valas antar bank Jakarta, Jumat (15/3/2013) ditutup melemah tipis 5 poin (0,051%) ke 9.705/9.710 dari posisi kemarin 9.700/9.705.

Analis senior Monex Investindo Futures Zulfirman Basir mengatakan, pelemahan rupiah akhir pekan ini dipicu oleh rilis data klaim pengangguran dan neraca lancar AS yang cukup positif. Kondisi ini, kata dia, menegaskan berlanjutnya momentum pertumbuhan ekonomi di AS.

Tapi, pada saat yang sama, data tersebut justru membuat investor khawatir dengan penarikan stimulus The Fed yang lebih cepat dari perkiraan sehingga menjadi sentimen negatif bagi rupiah. "Karena itu, sepanjang perdagangan, rupiah mencapai level terlemahnya 9.715 setelah mencapai level terkuatnya 9.695 dari posisi pembukaan 9.705 per dolar AS," katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Jumat (15/3/2013).

Klaim pengangguran AS dirilis 332 ribu atau lebih rendah dibandingkan publikasi sebelumnya 342 ribu dan prediksi 348 ribu. Sementara itu, neraca lancar AS membaik jadi minus US$110 miliar dari sebelumnya minus US$112 miliar.

Hanya saja, kata Firman, pelemahan rupiah masih bisa dibatasi. Sebab, semalam Gubernur Bank of England (BoE) Mervyn King memberikan komentar positif. Sebelumnya, King berposisi dovish (pro moneter longgar) dengan menginginkan nilai tukar poundsterling yang lebih lemah. "Tapi, kemarin King mengutarakan bahwa Bank Sentral tidak berusaha untuk melemahkan mata uang Inggris," timpal dia.

Pernyataan ini, menurut Firman, berhasil memicu penguatan poundsterling yang signifikan. "Penguatan sterling berhasil menggergoti penguatan dolar AS," tandas dia.

Selain itu, lanjut dia, hasil lelang obligasi Spanyol yang mendadak untuk tenor 15 tahun juga cukup positif dengan raihan dana sebesar 803 juta euro. Pada saat yang sama, yield obligasi Spanyol turun ke 5,453% dari sebelumnya 5,893%. Peminatnya juga cukup tinggi yang tergambar dari rasio bid-to-cover yang mencapai 2,4 kali dari lelang sebelumnya 2,1 kali. "Ini bisa meredam penguatan dolar AS setelah AS merilis data-data ekonomi yang positif semalam," imbuhnya.

Alhasil, rupiah hanya melemah tipis meksi dolar AS juga melemah terhadap mayoritas mata uang utama termasuk terhadap euro (mata uang gabungan negara-negara Eropa). Indeks dolar AS melemah ke 82,35 dari sebelumnya 82,59. "Terhadap euro, dolar AS masih ditransaksikan melemah ke US$1,3046 dari sebelumnya US$1,3019 per euro," imbuh Firman.

Komentar

x