Find and Follow Us

Kamis, 12 Desember 2019 | 18:16 WIB

Pemilu AS Beri Sentimen ke IHSG Pekan Depan

Oleh : Agustina Melani | Minggu, 4 November 2012 | 17:04 WIB
Pemilu AS Beri Sentimen ke IHSG Pekan Depan
inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksikan berpotensi menguat pada pekan depan. Pemilihan presiden Amerika Serikat akan turut mempengaruhi pergerakan IHSG.

Pengamat pasar modal Willy Sanjaya menuturkan, IHSG ada potensi menguat pada pekan depan. Hal itu didukung dari laporan keuangan emiten yang positif kecuali sektor pertambangan. Selain itu, inflasi Oktober 2012 relatif baik. "Menjelang akhir tahun 2012 ada potensi IHSG cetak rekor kembali lagi menuju 4.500," ujar Willy saat dihubungi INILAH.COM, Minggu (4/11/2012).

Lebih lanjut ia mengatakan, pemilihan presiden Amerika Serikat pada 6 November 2012 memberikan sentimen positif untuk pasar modal Indonesia. "Investor global akan menempatkan dana di emerging market termasuk Indonesia untuk sementara menjelang pemilihan presiden Amerika Serikat. Presiden Amerika Serikat Barrack Obama kemungkinan besar ada peluang kembali terpilih sehingga cukup positif, " kata Willy.

Selain itu, data tingkat PDB Indonesia yang akan dirilis juga mempengaruhi pergerakan IHSG pada pekan depan. Willy memperkirakan, IHSG akan berada di level support 4.280 dan level resistance 4.428.

Sementara itu, Analis Senior PT HD Capital Tbk Yuganur Widjanarko mengatakan, IHSG masih ada potensi melanjutkan kenaikan pada November 2012. IHSG diprediksikan dapat mencapai level di atas 4.363. Adapun data ekonomi mulai membaik memberikan sentimen positif seperti data inflasi Oktober yang masih rendah sesuai harapan.

Selain itu, surplus neraca perdagangan Indonesia setelah 7 bulan sebelumnya mengalami defisit dapat menjadi alasan untuk Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga tetap."Dengan suku bunga tetap likuiditas pasar tetap terjaga untuk mendongkrak tren IHSG ke depan," tutur Yuganur.

Yuganur menambahkan, dalam situasi ini sektor perbankan, properti, dan consumer serta lainnya yang berbasis penjualan ke end user domestik masih menjadi fokus untuk trading di IHSG.

Kepala Riset PT Sinar Mas Sekuritas Jeff Tan mengatakan, IHSG diperkirakan cenderung bergerak sideaway. Pada awal pekan akan mengalami koreksi karena harga komoditas yang anjlok. IHSG diperkirakan akan berada di level support 4.246 dan resistance 4.425 pada pekan depan.

Komentar

Embed Widget
x