Find and Follow Us

Jumat, 6 Desember 2019 | 16:09 WIB

Kinerja Kuartal III 2012

Tiga Perusahaan Efek di BEI Cetak Laba

Oleh : Agustina Melani | Minggu, 4 November 2012 | 16:05 WIB
Tiga Perusahaan Efek di BEI Cetak Laba
ist
facebook twitter

INILAH.COM,Jakarta - Tiga perusahaan efek yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan kenaikan laba bersih hingga September 2012.

Kenaikan kinerja tersebut ada yang didukung dari kenaikan jasa manajer investasi, pendapatan atas transaksi nasabah, dan keuntungan atas portofolio efek yang telah terealisasi.

PT Kresna Graha Securindo Tbk (KREN) membukukan kenaikan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 17,45% menjadi Rp15,25 miliar hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp12,98 miliar. Pendapatan usaha perseroan naik20,90% menjadi Rp90,02 miliar hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp74,46 miliar.

Perseroan mencatatkan kenaikan keuntungan portofolio efek yang terealisasi menjadi Rp51,76 miliar hingga kuartal ketiga 2012 dari periode sama sebelumnya Rp32,77 miliar. Pendapatan dari transaksi pendapatan tetap perseroan naik menjadi Rp2,81 miliar hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp1,03 miliar. Pendapatan lain-lain perseroan naik menjadi Rp8,14 miliar hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp6,57 miliar.

PT Panin Sekuritas Tbk mencatatkan laba komprehensif yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 30,52% dari Rp125,35 miliar hingga kuartal ketiga 2011 menjadi Rp163,62 miliar hingga kuartal ketiga 2012. Pendapatan usaha perseroan naik 32,45% menjadi Rp309,77 miliar hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp233,87 miliar.

Jasa manajer investasi mendukung kinerja PT Panin Sekuritas Tbk dari Rp84,90 miliar hingga September 2011 menjadi Rp160,75 miliar hingga September 2012. Pembiayaan transaksi nasabah perseroan naik menjadi Rp60,03 miliar hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp53,63 miliar. Keuntungan atas perdagangan efek yang telah terealisasi naik menjadi Rp40,59 miliar hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp10,55 miliar.

Sementara itu, PT Reliance Securities Tbk (RELI) membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik6,62% menjadi Rp28,84 miliar hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp24,73 miliar. Pendapatan usaha perseroan naik 18,40% menjadi Rp59,69 miliar hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp55,98 miliar.Pendapatan perseroan didukung dari pendapatan atas pembiayaan transaksi nasabah naik menjadi Rp23,90 miliar hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp18,67 miliar.

PT Majapahit Securities Tbk (AKSI) mencatatkan laba bersih senilai Rp1,21 miliar hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya rugi Rp11,14 miliar. Penghasilan usaha perseroan naik menjadi Rp5,59 miliar hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp4,27 miliar. Perseroan mencatatkan laba atas perdagangan efek terealisasi menjadi Rp394,58 juta hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya rugi Rp10,19 miliar. Selain itu bunga marjin naik menjadi Rp1,59 miliar hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp1,53 miliar. Penghasilan bunga deposito perseroan naik menjadi Rp1 miliar hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp701,95 juta.

Sedangkan PT HD Capital Tbk (HADE) mencatatkan penurunan laba signifikan menjadi Rp586,55 juta hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp2,96 miliar. Pendapatan perseroan naik menjadi Rp12,77 miliar hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp10,34 miliar.

Direktur Utama PT HD Capital Tbk Anthony Kristanto mengatakan, penurunan laba itu karena ada biaya yang meningkat untuk promosi online trading dan teknologi informasi. Selain itu, transaksi marjin berkurang. Dengan situasi bursa saham yang volatile membuat pelaku pasar tidak berani menggunakan margin. "Tahun ini kinerja didukung dari corporate finance sekitar 20% dibandingkan kontribusi saham equity. Hal itu dikarenakan margin berkurang sehingga bunga margin berkurang.Sehingga membuat pendapatan lain-lain juga berkurang," kata Anthony saat dihubungi INILAH.COM, Minggu (4/11/2012).

Kalau melihat laporan keuangan perseroan, PT HD Capital Tbk mencatatkan kenaikan untuk jasa penasehat keuangan dari Rp793,75 juta hingga September 2011 menjadi Rp1 miliar hingga September 2012. Pendapatan escrow agent naik menjadi Rp200,50 juta hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp64,84 juta.

Selain itu, kinerja perusahaan efek lain seperti PT Minna Padi Investama Tbk mencatatkan laba bersih turun menjadi Rp10,25 miliar hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp34,39 miliar. Pendapatan usaha perseroan turun menjadi Rp17,39 miliar hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp39,31 miliar. Perseroan mencatatkan penurunan keuntungan atas perdagangan efek yang belum terealisasi dari Rp19,34 miliar hingga September 2011 menjadi Rp1,46 miliar hingga September 2012. Keuntungan atas perdagangan efek yang telah terealisasi turun menjadi Rp11,33 miliar hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp17,15 miliar.

PT Panca Global Securities Tbk (PEGE) membukukan penurunan pendapatan menjadi Rp23,39 miliar hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp25,59 miliar. Laba bersih perseroan naik tipis 0,5% menjadi Rp13,50 miliar hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp13,43 miliar.

Sedangkan PT Onix Capital Tbk (OCAP) mencatatkan rugi bersih menjadi Rp8,40 miliar hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp2,81 miliar. Pendapatan usaha perseroan naik menjadi Rp5,57 miliar hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp2,19 miliar. Perseroan mencatatkan komisi perantara pedagang efek naik menjadi Rp5,49 miliar hingga September 2012 dari periode sama sebelumnya Rp2,24 miliar.

Komentar

Embed Widget
x