Find and Follow Us

Sabtu, 16 November 2019 | 06:56 WIB

Periode hingga 12 Oktober 2012

Penerbitan Obligasi Capai Rp49,01 Triliun

Oleh : Agustina Melani | Minggu, 14 Oktober 2012 | 11:00 WIB
Penerbitan Obligasi Capai Rp49,01 Triliun
IST
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Penerbitan obligasi telah mencapai Rp49,01 triliun dan US$20 juta dari 38 emiten hingga 12 Oktober 2012.

Demikian seperti dikutip dari data Bursa Efek Indonesia (BEI), Minggu (14/10/2012). Baru-baru ini, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) menerbitkan obligasi I PNM tahun 2012 senilai Rp500 miliar berjangka waktu lima tahun. Obligasi tersebut mendapatkan rating idA dari PT Pefindo. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk bertindak sebagai wali amanat.

Dengan pencatatan itu, maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 197 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp173,50 triliun dan US$100 juta diterbitkan oleh 94 emiten. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 94 seri dengan nilai nominal Rp829,50 triliun dan empat Efek Beragun Aset (EBA) senilai Rp1,15 triliun.

Direktur Utama PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Ronald A.Kasim pernah mengatakan, penerbitan obligasi dapat mencapai Rp50 triliun-Rp60 triliun pada 2012. Pihaknya masih memiliki mandat dalam pipeline untuk penerbitan obligasi ada 23 perusahaan dengan nilai Rp24,9 triliun. Mandat penerbitan obligasi tersebut ada juga yang diterima pada 2011.

Selain itu, dampak krisis ekonomi Eropa dinilai hanya berdampak 1-2 bulan terhadap pasar obligasi. Adapun sektor pertambangan memang dinilai paling terpengaruh karena situasi global. "Tahun ini baru satu saja yaitu sektor pertambangan batu bara yang menunda penerbitan obligasi karena pasar was was," ujar Ronald.

Ronald memperkirakan, kemungkinan penerbitan obligasi pada 2013 minimal sama dengan tahun 2012

Komentar

x