Find and Follow Us

Kamis, 12 Desember 2019 | 18:07 WIB

Paket QE3 Terus Angkat IHSG Menuju Rekor Baru

Oleh : Agustina Melani | Jumat, 14 September 2012 | 15:33 WIB
Paket QE3 Terus Angkat IHSG Menuju Rekor Baru
inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus merespon pengumuman QE3 dari The Fed sehingga menguat 2,13% ke level 4.259,58 pada awal perdagangan sesi kedua saham Jumat (14/9/2012).

Analis PT Sinarmas Sekuritas, James Wahjudi menuturkan dampak pengumuman QE3 The Fed sangat positif ke pasar. Dengan QE3 diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat sebagai negara perekonomian terbesar di dunia dan mengurangi pengangguran.

"Hal tersebut akan berdampak positif terhadap negara-negara lain yang melakukan perdagangan (ekspor) ke Amerika Serikat sehingga dapat meningkatkan perekonomian negara lainnya termasuk terhadap emiten-emiten yang ada di bursa," ujar James, saat dihubungi INILAH.COM, Jumat (14/9/2012).

Bursa saham Amerika Serikat ditutup menguat pada Jumat (14/9/2012) dini hari tadi. Hal itu didorong dari harapan investor terhadap stimulus moneter The Fed yang akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Indeks Dow Jones ditutuo naik 206,51 poin atau 1,55% ke level 13.539,86. Indeks S&P 500 naik 23,43 poin atau 1,63% ke level 1.459,99. Indeks Nasdaq naik 41,51 poin atau 1,33% ke level 3.155,83. Indeks MSCI saham global naik 1,11% menjadi 33,539.

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Ito Warsito pernah memperkirakan, pihaknya yakin indeks saham akan tembus rekor baru. "Indeks saham terus naik dan hampir mencapai titik tertinggi. Pengaruh globalisasi masih ada dan memberikan pengaruh ke bursa saham namun ekonomi Indonesia tahan uji, tetapi tidak membuat pasar modal jatuh," kata Ito.

Sementara untuk pergerakan indeks saham hingga akhir tahun, James memperkirakan masih akan bergerak fluktuaktif. Hal itu dikarenakan perkembangan penanganan krisis utang Eropa pasca pengumuman pembelian obligasi oleh bank sentral Eropa. James memperkirakan indeks saham masih berpeluang menguat.

"Akan tetapi diharapkan gejolak indeks saham hingga akhir tahun dapat lebih stabil setelah pengumuman QE3 semalam karena itu memberikan jawaban terhadap spekulasi pasar beberapa bulan terakhir," ujar James.

Adapun sektor saham menguat pada perdagangan saham hari ini, sektor pertambangan menguat 4,23% ke level 2.056, disusul sektor saham basic industry sebesar 3,38%, dan perdagangan sebesar 2,23%. [hid]

Komentar

Embed Widget
x