Find and Follow Us

Jumat, 18 Oktober 2019 | 02:20 WIB

S&P Nilai Prospek Uang BTEL Stabil

Oleh : Agustina Melani | Rabu, 5 September 2012 | 17:49 WIB
S&P Nilai Prospek Uang BTEL Stabil
ist
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Standard & Poor's (S&P) telah menaikkan peringkat utang PT Bakrie Telecom Tbk dari semula CCC menjadi B dengan outlook stabil.

Demikian seperti dikutip dari siaran pers, Rabu (5/9/2012). Selain itu S&P juga menaikkan peringkat senior notes BTEL yang jatuh tempo pada 2015 dari CCC- menjadi B- dengan outlook stabil.

Menurut S&P, dengan pelunasan obligasi tahun 2007 tersebut, maka selama 12 bulan ke depan kondisi keuangan BTEL cukup kuat. "Dalam 9-12 bulan ke depan, BTEL tidak memiliki utang jatuh tempo yang signifikan. Kami percaya perusahaan memiliki arus kas yang memadai untuk menutupi pembayaran bunga," tutur Primary Credit Analyst Standard & Poor, Paul Draffin.

Direktur Utama BTEL Anindya Bakrie menuturkan, pihaknya mengapresiasi langkah-langkah strategis dan komitmen yang dilakukan BTEL langsung mendapat respon dan apresiasi dari pelaku pasar.

Perseroan melakukan peningkatan modal melalui transaksi non-preemptive right issue (NPR) senilai hampir Rp 900 miliar serta pinjaman dari konsorsium yang difasilitasi Credit Suisse senilai USD 50 juta. Dari total transaksi NPR, Rp 557 miliar merupakan dana tunai yang berasal dari Bakrie Global Ventura, dan sisanya ditukar dengan saham STI.

Dengan transaksi NPR di harga saham Rp265 atau hampir dua kali lipat dari harga saham BTEL di pasar, Grup Bakrie berkomitmen penuh terhadap pengembangan perseroan ke depan dan menjadi pemegang 6,8% saham BTEL.

Dari total dana tunai yang terkumpul, Rp650 miliar telah digunakan untuk pembayaran obligasi yang jatuh tempo tanggal 4 September 2012 dan sisanya untuk pengembangan usaha mendukung revitalisasi perseroan. [hid]

Komentar

Embed Widget
x