Find and Follow Us

Kamis, 14 November 2019 | 05:29 WIB

Bursa AS Berpotensi Negatif

Oleh : Wahid Ma'ruf | Jumat, 24 Agustus 2012 | 19:02 WIB
Bursa AS Berpotensi Negatif
reuters.com
facebook twitter

INILAH.COM, New York - Sentimen negatif akan membayangi bursa saham AS pada perdagangan Jumat (24/8/2012). Pasar masih dilingkupi ketidakpastian adanya stimulus moneter dari Fed.

Pada perdagangan Kamis kemarin, bursa melemah karena memudarnya harapan terhadap stimulus moneter dan negatifnya data klaim pengangguran. Indeks Dow Jones futures naik hanya 10 poin dan Nasdaq futures cenderung stagnan, sedangkan indeks S&P futures berada di zona negatif.

Departemen Perdagangan akan merilis data barang pesanan untuk barang tahan lebih dari tiga tahun. Ekonom memperkirakan mengalami kenaikan 1,9 persen untuk bulan Juli. Namun data tersebut tidak termasuk pesanan barang transportasi yang juga akan berpotensi naik 0,4 persen. Pada bulan Juni, pesanan barang tahan lama naik 1,3 persen dan pesanan peralatan transportasi naik 8 persen.

Bursa saham Eropa bergerak lebih rendah pada pembukaan perdagangan. Investor dihinggapi kekhawatiran masalah utang di Uni Eropa. Indeks FTSE turun 0,1% ke 5.767,09, indeks CAC turun 0,3% ke 3.419,34 dan indeks DAX turun 0,1% ke 6.938,4.

Bursa saham Asia bergerak memerah seperti indeks Hang Seng turun 1,2%, indeks Nikkei turun 1,1%, indeks STI turun 0,2%, indeks Shanghai turun 15, indeks Kospi turun 1,1%, indeks ASX turun 0,7%. Pelemahan indeks karena memudarnya harapan investor terhadap stimulus moneter dari beberapa bank sentral.

Komentar

Embed Widget
x