Find and Follow Us

Sabtu, 7 Desember 2019 | 23:44 WIB

IHSG Bergerak Volatile Pekan Depan

Oleh : Agustina Melani | Minggu, 29 Juli 2012 | 12:30 WIB
IHSG Bergerak Volatile Pekan Depan
inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Volatilitas pasar diperkirakan masih tetap tinggi pada pekan depan. Pertemuan The Fed dan Bank Sentral Eropa pada 2 Agustus pun akan mempengaruhi pergerakan indeks saham.

Demikian seperti dikutip dari riset PT Henan Putihrai,Minggu (29/7/2012). Selain itu, data ekonomi seperti PMI China, tenaga kerja Amerika Serikat, dan GDP zona Euro yang dirilis pekan depan juga akan mempengaruhi bursa saham.

Sementara itu, Managing Research PT Indosurya Asset Management Reza Priyambada menuturkan, IHSG diperkirakan akan bergerak pada rentang support 3.921-4.003 dan resistance 4.127-4.170 pada pekan depan. "IHSG masih mencari momentum yang kuat sebagai pijakan untuk mengalami lanjutan kenaikan sehingga membutuhkan dukungan sentimen yang ada di pasar," tutur Reza.


Lebih lanjut Reza mengatakan, tetapi jika sentimen di pasar tidak mendukung maka ada kemungkinan IHSG terkoreksi walau tidak begitu dalam. Hal itu dikarenakan tertahan dengan sentimen rilis laporan keuangan emiten pada kuartal kedua 2012. Adapun data-data yang akan keluar pada pekan depan seperti data inflasi Juli dari BPS Indonesia. Pertemuan antara Troika dan Yunani diharapkan dapat memberi sentimen positif untuk kelanjutan program bailout Yunani. Data produksi Jepang dan data ekonomi Amerika Serikat pun akan memberikan terhadap indeks saham.


Untuk saham-saham pilihan pekan depan, Reza merekomendasikan, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), saham PT London Sumatera Tbk (LSIP), saham PT Mayora Indah Tbk (MYOR), saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), saham PT Mitra Adi Perkasa Tbk (MAPI), saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), dan saham PT Astra International Tbk (ASII).

"Selain itu perhatikan juga emiten-emiten yang akan merilis laporan keuangannya untuk mengambil kesempatan dalam setiap pergerakan sahamnya," kata Reza.

Sedangkan riset PT Henan Putihrai mencatatkan bobot perhatian untuk pekan depan tetap tertuju pada saham-saham yang memiliki orientasi ke pasar domestik seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), saham PT Salim Ivomas Tbk (SIMP), dan saham PT Indocement Tbk (INTP).

Komentar

Embed Widget
x