Find and Follow Us

Jumat, 24 Januari 2020 | 12:29 WIB

Kantongi Laba Rp5,9 T, PGN Bagi Dividen hingga 55%

Oleh : Agustina Melani | Selasa, 22 Mei 2012 | 18:51 WIB
Kantongi Laba Rp5,9 T, PGN Bagi Dividen hingga 55%
pgn
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) memutuskan menyetujui pembagian dividen 2011 sebesar 55% dari laba bersih 2011.

Total pembagian dividen 2011 senilai Rp3,2 triliun. Sisa pembagian dividen 2011 senilai Rp2,99 triliun atau sebesar Rp123,75 per saham akan dibagikan secara tunai kepada pemegang saham. Sebelumnya perseroan telah membagikan dividen interim sebesar Rp263,4 miliar dan telah dibayarkan pada 13 Desember 2011 sebesar Rp10,87 per saham.

"Pembayaran dividen akan disesuaikan dengan aturan Bapepam," tutur Direktur Keuangan PGAS, Riza Pahlevi, Selasa (22/5/2012).

Selain itu, hasil RUPST juga mengagendakan perubahan pengurus Perseroan antara lain Komisaris Utama dijabat oleh Bayu Krisnamurthi, Komisaris dijabat oleh M.Zamkhani, Bambang Dwijanto, Kiagus Badaruddin. Sementara itu, Komisaris Independen dijabat oleh Pudja Sunasa dan Widya Purnama.

Susunan direksi antara lain Direktur Utama dijabat oleh Hendi Santoso, Direktur Teknologi dan Pengembangan dijabat oleh Djoko Saputro, Direktur Pengusahaan dijabat oleh Jobi Triananda Hasjim, Direktur Keuangan dijabat oleh M.Riza Pahlevi Tabrani, Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Resiko dijabat oleh Muhammad Wahid Sutopo, dan Direktur SDM dan Umum dijabat oleh Hendi Kusnadi.

Direktur Utama PGAS, Hendi Santoso mengatakan, pihaknya mengapresiasi atas dukungan seluruh stakeholder terhadap kinerja Perseroan. "Dukungan stakeholder khususnya regulator menjadi harapan kami untuk dapat memenuhi kebutuhan gas bumi dalam negeri. Pertumbuhan industri sangat penting untuk memberikan kontribusi pada percepatan pertumbuhan ekonomi Indonesia," tutur Hendi.

Perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp19,56 triliun pada 2011 dari tahun 2010 senilai Rp19,76 triliun. Laba bersih sebesar Rp5,93 triliun pada 2011 dari tahun 2010 senilai Rp6,23 triliun. [hid]

Komentar

x