Find and Follow Us

Kamis, 14 November 2019 | 03:56 WIB

Purwoko Sartono

Saham Lapis Dua & Tiga Lebih Ramai Ditransaksikan

Oleh : Ahmad Munjin | Rabu, 11 April 2012 | 03:00 WIB
Saham Lapis Dua & Tiga Lebih Ramai Ditransaksikan
Purwoko Sartono - IST
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta Seiring minimnya sentimen, laju IHSG diprediksi variatif Rabu (11/4/2012) ini. Tapi, saham-saham lapis dua dan tiga bakal lebih ramai ditransakiskan dibandingkan bluechips.

Analis Panin Securities Purwoko Sartono mengatakan hal itu kepada INILAH.COM. Menurutnya, di tengah situasi pasar yang minim sentiment, trading jangka pendek lebih cocok dijadikan strategi terutama pada saham-saham second-third linar.

Menurutnya, saham-saham dalam kategori ini lebih ramai ditransaksikan dibandingkan saham-saham bluechips. "Pergerakan saham bluechips tak lagi lebar sehingga tidak terlalu menarik untuk trading jangka pendek," kata Purwoko.

Pada perdagangan Selasa (10/4/2012), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ^JKSE) ditutup melemah tipis 4,27 poin (0,10%) ke angka 4.149,799 dengan intraday tertinggi 4.171,674 dan terendah 4.143,737. Begitu juga dengan indeks saham unggulan LQ45 ^JKLQ45 yang turun 2,58 poin (0,36%) ke posisi 711,679. Berikut ini wawancara lengkapnya:

IHSG hanya melemah tipis. Bagaimana Anda melihat arahnya hari ini?

Laju IHSG hari ini akan variatif.

Level support dan resistance-nya?

IHSG akan bergerak dalam kisaran support 4.125 dan resistance 4.175.

Faktor apa saja yang membuat IHSG variatif?

Potensi variatifnya pergerakan indeks hari ini, salah satunya dipicu oleh posisi penutupan IHSG yang hanya melemah tipis kemarin. Karena itu, indeks belum memberi arah sinyal yang jelas untuk pergerakan Rabu ini. Apalagi, dengan penguatan Dow Jones Futures kemarin yang masih terlalu tipis untuk dijadikan patokan. Karena itu, secara keseluruhan pergerakan IHSG Rabu (11/4/2012) ini akan variatif.

Ada faktor lain?

Minimnya sentimen juga tampak dari tipisnya nilai transaksi kemarin yang masih di bawah Rp4 triliun. Kondisi ini berbeda dengan pergerakan indeks dalam dua pekan terakhir, yang memang mendapat sentiment positif dari rilis kinerja keuangan emiten untuk full year 2011. Kinerja emiten yang membuat pergerakan indeks cukup ramai.

Apakah pasar sudah mulai merespons kinerja keuangan emiten yang akan segera dirilis April ini?

Sekarang, tak ada lagi sentimen yang bisa menggerakkan pasar. "i sisi lain, pasar belum merespons laporan keuangan emiten untuk kuartal pertama 2012.

Situasi eksternal bagaimana?

Pada saat yang sama, dari eksternal, isu perlambatan ekonomi China juga masih mengganduli sentimen di pasar. Begitu juga dengan ucapan dari Gubernur The Fed Ben Bernanke yang menyatakan, pemulihan ekonomi AS belum solid. Karena itu, saham-saham di bursa regional juga kurang mendukung.

Apa saran Anda untuk pelaku pasar?

Dalam situasi ini, trading jangka pendek lebih cocok dijadikan strategi terutama pada saham-saham second-third linar. Saham-saham dalam kategori ini lebih ramai ditransaksikan dibandingkan saham-saham bluechips. Pergerakan saham bluechips tak lagi lebar sehingga tidak terlalu menarik untuk trading jangka pendek.

Saham-saham pilihan Anda?

PT Alam Sutera Realty (ASRI.JK), PT Modernland Realty (MDLN.JK), PT Multistrada Arah Sarana (MASA.JK), PT Ciputra Development (CTRA.JK), dan PT Kimia Farma (KAEF.JK).

Bagaimana strategi trading pada saham-saham tersebut?

Saya rekomendasikan trading buy saham-saham tersebut.

Komentar

Embed Widget
x