Find and Follow Us

Kamis, 21 November 2019 | 05:37 WIB

Utang Eropa Masih Gerogoti Wall Street

Oleh : Agustina Melani | Jumat, 6 April 2012 | 10:17 WIB
Utang Eropa Masih Gerogoti Wall Street
IST
facebook twitter

INILAH.COM, New York - Bursa saham Wall Street melemah pada perdagangan Kamis (5/4/2012), dan indeks S&P 500 mencatatkan penurunan tajam. Hal itu didorong dari tekanan masalah utang Eropa yang dapat menganggu stabilitas keuangan.

Indeks Dow Jones turun 14,61 poin atau 0,11% ke level 13.060. Indeks S&P 500 turun 0,88 poin atau 0,06% ke level 1.398,08. Tetapi indeks Nasdaq naik 12,41 poin atau 0,40% ke level 3.080,50.

Kenaikan indeks Nasdaq didukung saham Bed Bath & Beyond.
Saham Bed Bath & Beyon naik hampir 10% setelah menyampaikan laporan per kuartal mengalahkan prediksi analis.

Sementara itu, indeks S&P 500 turun 0,7% selama seminggu ini. Hal itu didorong yield obligasi Yunani terus melanjutkan kenaikan. Masalah krisis utang Eropa pun masih memberi sentimen negatif.

Marc Pado Market Strategist DowBull mengatakan, setelah indeks S&P 500 naik 30% sejak Oktober lalu, investor khawatir dengan kenaikan yield obligasi Eropa. Hal itu dikhawatirkan dapat mengulangi kejadian tahun lalu terkait krisis utang Eropa.

"Investor mulai khawatir dengan Eropa di mana belum ada penyelesaian," ujar Marc seperti dikutip yahoofinance.com.

Adapun saham mengalami kenaikan saham TJX Cos Inc naik 2,4% ke level US$40,29. Indeks S&P ritel naik 0,7%. Saham Bed Bath and Beyond naik 8,5% ke level US$71,85.

Sementara itu, saham Alcoa Inc turun 1,8% ke level US$9,63. Hal itu didorong dari manajemen akan memotong produksi Alumina 4%.

Volume perdagangan di bursa saham New York, Nasdaq dan Amex sekitar 5,7 miliar saham atau lebih rendah dibandingkan transaksi tahun lalu 7,84 miliar saham. [hid]

Komentar

x