Find and Follow Us

Sabtu, 20 Juli 2019 | 01:51 WIB

Abaikan Regional, IHSG Capai Rekor Baru

Oleh : Asteria | Jumat, 15 Juli 2011 | 16:17 WIB
Abaikan Regional, IHSG Capai Rekor Baru
inilah.com

INILAH.COM, Jakarta- Akhir pekan ini, IHSG berhasil capai rekor baru, mengabaikan sentiment negatif regional. Aksi beli investor asing terhadap saham-saham unggulan menjadi katalisnya.

Pada perdagangan Jumat (15/7), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 25,567 poin (0,64%) ke level 4.023,20, dengan intraday tertinggi di 4.024,02 dan terendah di 3.989,73. Demikian pula indeks saham unggulan LQ45 yang naik 5,496 poin (0,78%) ke level 713,178.

Koreksi IHSG di awal perdagangan, tidak bertahan lama. Dibuka melemah 0,14% ke level 3.991, indeks langsung berbalik arah menguat hingga pada sesi pertama bertengger di angka 4.016. Namun, derasnya aksi beli membawa IHSG ditutup rekor di 4.023.

Analis Universal Broker Indonesia Satrio Utomo mengatakan, IHSG berhasil mencapai rekor baru akhir pekan ini, di tengah mixed-nya bursa regional dan global. "Tren keadaan global yang cenderung tidak menentu mempangaruhi pergerakan IHSG pada perdagangan kali ini,"ujarnya.

Menurutnya, regional tampak kebingungan menyikap koreksi yang terjadi pada indeks Dow Jones Industrial (DJI) semalam. "Indeks Nikkei masih naik, Hangseng malah bikin sinyal bearish setelah ditutup di bawah suport 21900,"katanya.

Bursa AS ditutup melemah semalam, setelah gubernur The Fed menyatakan tidak akan memberi stimulus dalam jangka waktu dekat ini, seiring inflasi AS yang mendekati target informal. Hal ini mengabaikan rilis data retail sales dan initial jobless claim yang lebih baik dari ekspektasi.

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia didukung volume transaksi sebesar 4,046 miliar lembar saham, senilai Rp 4,368 triliun dan frekuensi 115,596 kali. Sebanyak 121 saham naik, 98 saham turun, dan 90 saham stagnan.

Asing mendukung penguatan bursa, dengan mencatat nilai transaksi belibersih (net foreign buy) sebesar Rp213 miliar. Rinciannya adalah transaksi beli mencapai Rp1,698 triliun dan transaksi jual sebesar Rp1,484 triliun.

Beberapa emiten yang menguat antara lain Astra Internasional (ASII) naik Rp 1.450 ke Rp 70.400, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 750 ke Rp 30.150, dan Matahari (LPPF) naik Rp 350 ke Rp 2.750, BCA (BBCA) naik Rp 300 ke Rp 8.300.

Sedangkan emiten-emiten lain yang melemah antara lain Multibreeder (MBAI) turun Rp 900 ke Rp 29.000, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 350 ke Rp 47.650, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 300 ke Rp 20.850, dan Gudang Garam (GGRM) turun Rp 300 ke Rp 50.700.

Bursa regional Asia sore ini terpantau variatif. DImana indeks Komposit Shanghai naik 9,73 poin (0,35%) ke level 2.820,17, indeks Hang Seng turun 64,82 poin (0,30%) ke level 21.875,38, indeks Nikkei 225 naik 38,35 poin (0,39%) ke level 9.974,47, indeks Straits Times turun tipis 1,49 poin (0,05%) ke level 3.087,21. [mdr]

Komentar

Embed Widget
x