Selasa, 30 September 2014 | 22:50 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Bank Sinarmas Layak Diburu
Headline
IST
Oleh: Bastaman
pasarmodal - Senin, 11 Oktober 2010 | 09:45 WIB
Berita Terkait
INILAH.COM, Jakarta - Rasanya, tak ada lagi faktor krusial yang bakal mengganjal rencana pelepasan 30-40% saham Bank Sinarmas. Soalnya, kondisi bursa saat ini sedang bagus-bagusnya. Begitu pula nilai tukar rupiah yang kini anteng di kisaran Rp 8.900-an.

Makanya, manajemen begitu pede dapat meraup dana murah Rp370 miliar dari pasar modal. Mudah-mudahan pasar akan terus membaik, kata Purwanto, Coporate Secretary Bank Sinarmas.

Ia memang layak percaya diri. Apalagi, oleh sejumlah analis, saham Bank Sinarmas termasuk yang dianjurkan dikoleksi. Lantas, kapan calon emiten di sektor jasa keuangan ini bakal melego sahamnya?

Lampu kuning dari Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah ke luar. Kini kami tinggal menunggu persetujuan dari Bapepam-LK. Kemungkinan kami IPO akhir November atau sekitar awal Desember, tambah Purwanto.

Dibandingkan para pesaingnya, Bank Sinarmas sebenarnya bukan lembaga keuangan yang istimewa. Kalau toh ada yang menarik, mungkin lantaran bank ini dimiliki oleh konglomerat Eka Tjipta Widjaja.

Secara fundamental, performa Sinarmas juga biasa-biasa saja. Sampai akhir 2009, laba bersih bank swasta ini mencapai Rp88,5 miliar. Untuk ukuran bank yang telah menjual sahamnya kepada publik, hasil itu jelas tidak terlalu besar.

Kendati bisnisnya biasa-biasa saja, sesungguhnya bank ini menyimpan potensi besar. Tak percaya? Tengok saja perkembangan usahanya selama empat tahun terakhir. Setelah diambil Eka Tjipta dengan harga Rp 400 miliar, wajah Bank Sinarmas (dulu Bank Shinta) berubah total. Kinerjanya pun semakin mempesona.

Tak hanya pintar menyalurkan duit, manajemen juga mulai agresif menjaring dana dari anak usaha Sinarmas. Hasilnya, dalam empat tahun, kekayaan bank melesat hingga Rp10 triliun.

Sebuah sumber di Bank Sinarmas mengungkapkan, melesatnya kekayaan Bank Sinarmas disebabkan masuknya dana dari sejumlah anak perusahaan Sinar Mas.

Saat ini kekayaan grup Sinar Mas ditaksir mencapai US$7-9 miliar atau sekitar Rp72 triliun. Aset tersebut tersebar dalam empat sektor usaha, yakni pulp & paper product, agribusiness and food, developer and real estate, serta financial service. [mdr]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.