Kamis, 2 Oktober 2014 | 21:30 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Kian Giat, BCA Buka 30 Cabang Baru
Headline
inilah.com/Bayu Suta
Oleh: Samsul Maarif
pasarmodal - Senin, 24 November 2008 | 14:55 WIB
Berita Terkait
INILAH.COM, Jakarta - Bank Central Asia (BBCA) tahun depan menargetkan pembukaan kantor cabang baru sebanyak 30 unit dari jumlah 800 unit.

Hal itu diungkapkan Direktur BCA Suwignyo Budiman usai penandatanganan kerjasama dengan Indomobil Finance Indonesia (IMFI) di Jakarta, Senin (24/11).

Namun Suwignyo belum dapat mengungkapkan alokasi dana untuk rencana pembukaan 30 kantor cabang baru itu.

"Penghitungan dana ini tidak bisa eksak, karena variabel biayanya bermacam-macam, seperti lokasi kantor, sewa atau tidak, dan lain-lain. Tapi yang jelas dana dari internal," ujarnya.

Untuk kredit, katanya, BCA saat ini menangani dana sekitar Rp 105 triliun, yang terbesar adalah kredit korporasi sebesar 41%, konsumer 20%, dan sisanya UKM.

Sementara untuk Tahapan BCA, menurut Suwignyo, saat ini sudah mencapai 7 juta nasabah dengan dana total Rp 200 triliun.

"Kita break (mencapai angka Rp 200 triliun) dua hari yang lalu," tuturnya seraya menambahkan saat ini BCA telah memiliki 5.700 unit ATM.[tra]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.