INILAH.COM, Yogyakarta - Operator seluler PT XL Axiata Tbk menargetkan layanan data dan internet pada 2010 akan mengkontribusi sekitar 10 persen terhadap total pendapatan, meningkat dari sekitar 6 persen pada 2009.
"Pada tahun ini (2010) kontribusi pendapatan layanan data dan internet akan melonjak," kata Presiden Direktur XL Axiata Hasnul Suhaimi di sela-sela temu pers (media gathering) di Yogyakarta, Sabtu (20/2).
Menurut Hasnul, peningkatan pendapatan data dan internet sejalan dengan berkembangnya fitur layanan seluler berbasis teknologi GPRS dan 3G.
Saat ini konsumen telekomunikasi sedang dijejali fitur seperti facebook, twitter, yahoo messanger, dan jejaring sosial lainnya yang dapat diakses dari ponsel.
Pada tahun 2009, pendapatan XL mencapai Rp13,9 triliun, melonjak 14 persen dibanding pendapatan 2008.
Dengan begitu, pendapatan data dan internet XL selama tahun 2009 mencapai sekitar Rp834 miliar. "Jika tahun lalu layanan data mengkontribusi 6 persen, maka tahun ini kami harapkan mencapai minimal 10 persen," ujarnya.
Kenaikan pendapatan didorong peningkatan jumlah pelanggan menjadi 31,4 juta pada akhir 2009.
"Dengan peningkatan kualitas dan kapasitas layanan serta terus melanjutkan pembangunan infrastruktur maka pada 2010 jumlah pelanggan XL ditargetkan menjadi 35 juta nomor," ujar Hasnul.
Menurutnya, kebutuhan telekomunikasi mulai beralih dari menelepon dan mengirim SMS menjadi chatting dan mengunduh aplikasi jejaring sosial.
Perilaku ini didukung tingginya tingkat penetrasi BlackBerry dan telepon genggam yang mempunyai kemampuan GPRS.
Secara industri, analis memperkirakan dalam empat tahun ke depan (2014) layanan suara (voice) naik 5 persen, SMS turun 5 persen, sementara data meningkat menjadi 40 persen.
Meski begitu, kata Hasnul, peningkatan pelanggan menyebabkan trafik komunikasi mengalami peningkatan signifikan.
Jumlah panggilan keluar pada 2009 meningkat secara signifikan sebesar 60 persen menjadi 87,6 miliar menit sedangkan SMS meningkat sebesar 258 persen menjadi 63,6 miliar SMS.
Hasnul mengakui, kenaikan pendapatan juga ditopang pendapatan di luar bisnis XL, seperti pendapatan dari sewa BTS.
Pada tahun 2009 jumlah BTS mencapai 19.349 unit, melonjak dari 16.729 BTS pada 2008. "Pada 2010 kami akan membangun tambahan BTS hingga 1.500 unit," ujarnya.
Pada 2010, perusahaan siap mengalokasikan belanja barang modal (capex) antara 400-500 juta dolar AS, lebih rendah dibanding capex 2009 sekitar 700 juta dolar AS. [*/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !.
Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android
dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.