Rabu, 23 April 2014 | 21:22 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Bapepam: Suspen CPRO Jaga Harga Saham!
Headline
inilah.com/Agung Rajasa
Oleh: Susan Silaban
pasarmodal - Senin, 1 Februari 2010 | 15:27 WIB
Berita Terkait
INILAH.COM, Jakarta - Bapepam-LK mengisyaratkan, tidak menjadi masalah sebuah emiten disuspen berkali-kali sepanjang keterbukaan informasi belum jelas.

Demikian disampaikan Kabiro Perundang-Undangan dan Bantuan Hukum Bapepam-LK Robinson Simbolon kepada wartawan, Senin (1/2). "Suspen ini untuk menjaga
harga saham CPRO saja mungkin saham mereka naik trus tiba-tiba turun,' jelas Robin hari ini.

Ia menambahkan, suspensi yang dilakukan BEI lantaran belum diterima kejelasan informasi dari negosiasi yang tengah berlangsung. Selain itu, kemungkinan nilai transkasi pun belum disepakati. "Jadi sepanjang informasi belum komplit boleh disuspen," terangnya.

CP Prima masih melakukan pembicaraan untuk kondisi perpanjangan atau standstill selama 6 bulan atau mundur dari sebelumnya 28 Januari 2010. Dalam standstill agreement diatur bahwa selama7 periode standstill pemegang notes tidak dapat melakukan suatu tindakan berupa mempercepat jatuh tempo pembayaran pokok sebesar 325 juta dolar AS, melakukan eksekusi atas jaminan
yang diberikan sehubungan dengan Notes, serta melakukan segala langkah untuk memulai permohonan kepailitan atas BOR dan perseroan terhadap harga kekayaan BOR. BEI pada perdagangan sesi 1 melakukan suspensi atas saham CPRO. Saham CPRO pun masih bertengger di level 50. [san/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER
Keputusan bertransaksi mengacu pada rekomendasi saham di INILAH.COM sepenuhnya merupakan tanggung jawab pembaca. Sementara analis maupun perusahaan pialang yang membuat rekomendasi saham juga tidak ikut bertanggung jawab.