Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 18 November 2018 | 21:23 WIB

Ketika Harga CPO Longsor, IHSG Terjun Bebas

Sabtu, 13 Januari 2018 | 04:39 WIB

Berita Terkait

Ketika Harga CPO Longsor, IHSG Terjun Bebas
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Perkembangan harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) ternyata berdampak signifikan terhadap pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pada penutupan pasar di Jumat (12/1/2018), IHSG melemah 16,27 poin. Lantaran anjloknya harga CPO. Pelemahan sebesar 0,25% itu, menjadikan IHSG menclok di level 6.370,06. Sedangkan indeks kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak naik 2,44 poin (0,22%), menjadi 1.082,51.

Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi, di Jakarta, mengatakan, saham-saham sektor pertanian, aneka industri, dan infrastruktur menjadi salah satu faktor penekan bagi IHSG menyusul harga CPO dan data penjualan sepeda motor tahunan yang menurun. "Harga CPO tertekan akibat menguatnya harga ringgit Malaysia dan meningkatnya persediaan," kata Lanjar.

Meskipun demikian, lanjut dia, saham-saham sektor pertambangan dan konsumer yang meningkat menahan tekanan IHSG lebih dalam. Di sisi lain, investor asing juga masih tetap melakukan aksi beli.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, investor asing membukukan beli bersih atau "foreign net buy" sebesar Rp325,38 miliar dolar AS pada akhir pekan (Jumat, 11/1) ini.

Transaksi pada hari ini mencapai frekuensi 320.553 kali dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 14,307 miliar lembar senilai Rp7,100 triliun. Sebanyak 149 saham naik, 199 saham menurun, dan 132 saham harganya stagnan.

Dari bursa regional dilaporkan, indeks Hang Seng bursa Hong Kong menguat 292,15 poin (0,94%) ke 31.412,54, indeks Nikkei-225 bursa Tokyo turun 58,61 poin (0,24%) ke 23.653,82, dan Straits Times SIngapura menguat 6,10 poin (0,17%) ke posisi 3.653,82. [tar]

Komentar

x