Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 17 Januari 2018 | 00:34 WIB

Survei Terbaru

Brexit Picu Inggris Kehilangan US$67 M

Oleh : Wahid Ma'ruf | Kamis, 11 Januari 2018 | 20:01 WIB
Brexit Picu Inggris Kehilangan US$67 M
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, London - Brexit dapat mengakibatkan hilangnya hampir setengah juta pekerjaan dan investasi hampir 50 miliar atau US$67 miliar pada tahun 2030.

Demikian menurut sebuah laporan ekonomi independen yang dipublikasikan pada hari Kamis (11/1/2018) seperti mengutip cnbc.com.

Analisis yang ditugaskan oleh Walikota London, Sadiq Khan memodelkan lima kemungkinan skenario Inggris berpisah dari Uni Eropa. Skenario membahas tentang jalan keluar yang relatif mulus untuk berangkat pada persyaratan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) tanpa kesepakatan transisi, yang digambarkan oleh penelitian ini sebagai "Brexit yang keras."

Penelitian yang dilakukan oleh Cambridge Econometrics, mengatakan bahwa output ekonomi di seluruh Inggris bisa sekitar 3 persen lebih rendah pada tahun 2030 daripada jika Inggris tetap berada dalam pasar tunggal dan serikat pabean, yang memungkinkan pergerakan barang, orang, modal dan layanan bebas antara negara anggota.

"Sementara itu, output ekonomi London kemungkinan akan turun 2 persen," kata laporan tersebut.

Khan mengatakan Inggris bisa menuju "dekade yang hilang" pertumbuhan yang lebih rendah dan lapangan kerja yang lebih rendah. "Menteri cepat kehabisan waktu untuk mengubah negosiasi," tambahnya.

Inggris dan Uni Eropa akan segera memulai usaha untuk mencoba mendefinisikan hubungan perdagangan masa depan mereka setelah para pejabat dari kedua belah pihak menyelesaikan persyaratan yang luas mengenai penyelesaian perceraian mereka akhir tahun lalu.

Meskipun demikian, kebuntuan mengenai akses Inggris ke pasar tunggal untuk industri jasa keuangan besar di London mengancam akan menjadi salah satu medan pertempuran utama Brexit sebelum Inggris berhasil meninggalkan blok tersebut pada Maret 2019.
'Kerusakan ekonomi yang parah'

Laporan tersebut mengatakan bahwa setiap hasil Brexit akan merugikan ekonomi Inggris dan "semakin sulit Brexit, semakin parah kerusakan ekonomi."

Yang terburuk dari lima skenario yang dimodelkan, yang merinci keberangkatan pada bulan Maret 2019 tanpa kesepakatan atau kesepakatan transisi, dapat menyebabkan 482.000 lebih sedikit pekerjaan di seluruh Inggris dan hilangnya investasi sebesar 46,8 miliar pada tahun 2030.

Sementara studi tersebut memperingatkan dampak serius pada ekonomi Inggris jika terjadi perpisahan mendadak dari serikat pekerja dan pasar tunggal, pukulan tersebut terutama lebih kecil dari yang diperkirakan oleh Departemen Keuangan sebelum referendum. Ini meramalkan yang disebut keras Brexit akan mendorong ekonomi Inggris ke tangki 7,5 persen pada 2030, dibandingkan dengan 3 persen dalam laporan yang diterbitkan pada hari Kamis.

Perhitungan yang disajikan oleh Cambridge Econometrics sejalan dengan penilaian yang dilakukan oleh Dana Moneter Internasional (IMF) dan Institut Riset Ekonomi dan Sosial Nasional (NIESR) sebelum referendum.

Komentar

 
x