Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 15 Desember 2018 | 20:25 WIB

Komunitas Entrepreneur AS Tangkap Peluang di BEI

Oleh : M Fadil Djailani | Kamis, 11 Januari 2018 | 12:37 WIB

Berita Terkait

Komunitas Entrepreneur AS Tangkap Peluang di BEI
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Asosiasi entrepreneur asal Amerika Serikat (AS) yang tergabung dengan nama METal International berniat untuk berinvestasi di pasar modal Indonesia.

Hal tersebut terungkap dari kunjungan para members METal International ke Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis pagi (11/1/2018).

Dalam kunjungam tersebut rombongan METal International mendapat paparan singkat dari pejabat BEI yakni Direktur BEI Alpino Kianjaya terkait dengan kondisi pasar modal dan ekonomi Indonesia secara umum.

"Sekarang mereka lirik ke Indonesia, saya sudah paparkan kepada mereka bahwa stock exchange Bursa Efek Indonesia salah satu stock exchange dengan performa terbaik di dunia," kata Aplino saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta.

Mendengar hal tersebut, lanjut Alpino para entrepreneur yang sebagian besar bergerak bidang teknologi starup ini sangat antusias dan tertarik untuk berinvestasi di tanah air.

"Jadi mereka-mereka sangat tertarik sekali dan mereka juga sangat kagum dengan floor (lantai) gedung Bursa Efek Indonesia," katanya.

Alpino juga bilang pada bulan Juni mendatang para member METal International akan kembali lagi ke Indonesia dengan jumlah anggota yang lebih banyak. Untuk kunjungan pertama ini anggota yang datang sekitar 30-an orang.

"Mereka minta waktu pada bulan Juni untuk datang lagi dan diundang dengan banyak anggota yang lainnya ke Indonesia untuk menyelenggarakan seminar di Main Hall Bursa," katanya.

Pada kunjungan kali ini juga rombongan METal International dipimpin langsung oleh founder mereka yakni Ken Rutkowski, dimana dia bilang sangat tertarik berinvestasi di Indonesia terutama pasar modal.

"Kami sangat tertarik, kami lihat Indonesia memiliki iklim ekonomi yang cukup baik dan negara yang cukup menarik untuk berinvestasi," kata Ken. [hid]

Komentar

x