Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 16 Januari 2018 | 18:23 WIB
Hightlight News

IHSG Masih Manfaatkan Sentimen Global

Oleh : Wahid Ma'ruf | Senin, 8 Januari 2018 | 07:05 WIB

Wall Street Masih Menghijau

IHSG Masih Manfaatkan Sentimen Global
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta -  Pekan ini pergerakan IHSG masih kurang lebih sama dengan pekan lalu. IHSG masih akan tergantung sentimen global.

Menurut praktisi pasar modal, Stefanus Mulyadi Handoko, di tengah minimnya data dari dalam negeri , maka pergerakan harga komoditas dan bursa saham dunia masih akan mempengaruhi laju pergerakan IHSG. Pelaku pasar hanya menunggu data neraca perdagangan pada Jum’at depan, yang diperkirakan akan kembali mencatatkan surplus seiring membaiknya harga komoditas dunia.

"Jika data neraca perdagangan nantinya bagus, maka akan menjadi katalis positif bagi IHSG di akhir pekan nanti," katanya Minggu (7/1/2018).

Untuk sentimen dari luar negeri yang berpotensi mempengaruhi indeks seperti agenda dan kejadian ekonomi penting yang akan menjadi perhatian dari para pelaku pasar.

Hari Selasa (9/1/2018) rilis data keyakinan konsumen Jepang, Rilis tingkat pengangguran zona eropa. Rabu, rilis data inflasi China, Rilis data keyakinan bisnis Australia, Rilis data manufaktur dan neraca perdagangan Inggris, Rilis data persediaan minyak AS.

Kamis, rilis data penjualan ritel Australia, Pertemuan kebijakan moneter ECB, Rilis data indeks harga produsen AS. Jum’at, Rilis data exim dan perdagangan China, Rilis data inflasi dan penjualan ritel AS

Di awal perdagangan tahun ini, IHSG sempat mencetak rekor tertinggi di 6.445 sebelum kemudaian anjlok ke level 6.220. Tingginya kenaikan yang telah dialami IHSG sejak akhir tahun lalu, membuat laju penguatannya menjadi cenderung terbatas. "Technically, IHSG masih dalam kondisi uptrend. Indikator teknikal MACD yang masih bergerak naik diatas centreline, mengindikasikan bahwa IHSG masih bergerak di fase uptrend dalam jangka pendek."

Walaupun masih berpeluang melanjutkan penguatannya, namun kenaikan yang cukup tinggi sejak akhir tahun lalu, membuat IHSG berpotensi bergerak dalam pola konsolidasi. Diperkirakan pergerakan IHSG masih akan berkisar di angka 6.220-6.445 pada pekan ini.

1 2

0 Komentar

Kirim Komentar


Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

x