Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 17 Januari 2018 | 19:58 WIB

Puja-puji OJK kepada KSEI

Oleh : Mohammad Fadil Djailani | Rabu, 27 Desember 2017 | 13:28 WIB
Puja-puji OJK kepada KSEI
Direktur Pengawasan Lembaga Efek OJK, Agus Saptarina - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai, kesuksesan pengembangan industri pasar modal bersandar pada optimalisasi kinerja PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dalam menyelesaikan transaksi di pasar keuangan.

"Kami melihat bahwa akhir-akhir ini banyak sekali harapan yang disandarkan pada KSEI. Era scripless memang tidak mudah untuk menyelesaikan transaksi, namun sejauh ini bisa dilalui KSEI dengan baik," kata Direktur Pengawasan Lembaga Efek OJK, Agus Saptarina pada perayaan Ulang Tahun KSEI Ke-20 di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Rabu (27/12/2017).

Saptarina mencontohkan, sejauh ini KSEI telah melakukan beberapa kerjasama dengan Bank Indonesia (BI) terkait penyelesaian transaksi di pasar uang. "Sekarang kerjasama dengan BI untuk pengembangan pasar uang sudah digiatkan kembali," imbuhnya.

Pada pertengahan bulan ini, BI melalui Peraturan Bank Indonesia (PBI) Transaksi Sertifikat Deposito di Pasar Uang menunjuk KSEI sebagai Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian (LPP) di Pasar Modal untuk melakukan penatausahaan dan penyelesaian transaksi sertifikat deposito di pasar uang.

Seperti pada kerjasama KSEI dan BI untuk Surat Berharga dan Surat Berharga Negara sebelumnya, pada kesepakatan ini KSEI juga akan menerbitkan nomor Single Investor Identification (SID) untuk sertifikat deposito di pasar uang, sehingga kepemilikan atas instrumen itu bisa diketahui.

Sebagaimana diketahui, PBI Transaksi Sertifikat Deposito di Pasar Uang mulai berlaku pada 1 Juli 2017, sedangkan kewajiban pelaporan atas penatausahaan dan penyelesaian transaksi sertifikat deposito di pasar uang oleh KSEI akan berlaku pada 1 Juli 2018.

Di tempat yang sama, Direktur Utama KSEI, Friderica Widyasari Dewi mengatakan bahwa pada usia ke-20 tahun ini KSEI sudah mencapai kinerja positif dengan mencatatkan total aset saham dan obligasi lebih dari Rp4.000 triliun. Per Juli 2017, total aset saham dan obligasi di KSEI sebesar Rp4.046,46 triliun.

"Kalau diingat waktu itu (23 Desember 1997), jumlah yang disimpan di KSEI hanya Rp100 triliun. Apalagi waktu berubah ke era scripless, jumlah itu menurun menjadi di bawah Rp100 triliun. Sekarang ini kami mengalami pencapaian yang lur bisa dan kami berkomitmen mengembangkan pasar modal," paparnya. [jin]

Tags

Komentar

 
x