Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 17 Januari 2018 | 20:04 WIB

Raksasa Minyak Abu Dhabi Sukses IPO Terbesar

Oleh : Wahid Ma'ruf | Kamis, 14 Desember 2017 | 00:15 WIB
Raksasa Minyak Abu Dhabi Sukses IPO Terbesar
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Abu Dhabi - Perusahaan Minyak Nasional Abu Dhabi (ADNOC) mencatatkan sahamnya di unit distribusi bahan bakar pada hari Rabu (13/12/2017, daftar terbesar di bursa saham Abu Dhabi dalam dekade terakhir.

Saham ADNOC Distribution naik di tempat terbuka, diperdagangkan pada 2,9 dirham (0,79 sen) sesaat setelah bel versus harga penawaran perdana (IPO) 2,50 dirham per saham.

Wakil Chief Executive ADNOC Distribution, John Carey mengatakan kepada CNBC bahwa perusahaan tersebut merasa "hebat tentang keseluruhan proses, sepanjang hari."

Dia mengatakan IPO membawa investor kelas dunia ke Abu Dhabi. "Ini merupakan IPO terbesar di Abu Dhabi dalam 10 tahun terakhir dan ini pertama kalinya, kami telah membawa investasi internasional," katanya.

"Pengalaman saya dalam prosesnya adalah bahwa investor internasional sangat senang bisa mengembangkan posisi di Uni Emirat Arab (UEA), mereka melihat dasar pertumbuhan yang baik di sini, ini adalah tempat yang tepat untuk berinvestasi dan itulah yang telah mereka lakukan, mereka sudah berinvestasi di bisnis kami," katanya seperti mengutip cnbc.com.

ADNOC telah mengumpulkan US$851 juta melalui penjualan 10 persen dari unit distribusinya. Perusahaan awalnya berencana untuk menjual sebanyak 20 persen saham, bagaimanapun, dan telah menurunkan harga penawaran terbaiknya.

Daftar tersebut merupakan bagian dari strategi UEA, serta negara-negara Teluk lainnya, untuk memprivatisasi aset sektor energi, terutama di tengah lingkungan harga minyak yang lebih rendah.

Selain itu, ADNOC telah menjalani program restrukturisasi besar sejak Sultan Ahmed Al Jaber ditunjuk sebagai chief executive perusahaan pada tahun 2016. Saat ini, perusahaan tersebut mengatakan bahwa pihaknya beroperasi melintasi rantai hidrokarbon melalui jaringan 18 bisnis, mulai dari eksplorasi hingga produksi, penyimpanan, pemurnian dan distribusi.

Ini menghasilkan 3,1 juta barel minyak per hari dan 9,6 miliar kaki kubik gas mentah setiap hari, menempatkannya di antara produsen energi terbesar di dunia. Ia ingin meningkatkan jumlah barel per minyak yang dihasilkan per hari menjadi 3,5 juta pada tahun 2018.

Komentar

 
x