Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 20 Oktober 2018 | 01:06 WIB

Inilah Cara BCA Dorong Debiturnya Go Public

Oleh : Mohammad Fadil Djailani | Senin, 11 Desember 2017 | 09:59 WIB

Berita Terkait

Inilah Cara BCA Dorong Debiturnya <i>Go Public</i>
BCA menggelar Workshop Road to Go Public with BCA yang bertujuan memberikan awareness dan konsultasi teknis mengenai proses Go Public. - (Foto: Inilahcom/Fadil Djailani)

INILAHCOM, Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mendukung upaya Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam mendorong perusahaan tertutup untuk bertransformasi menjadi perusahaan publik atau Go Public dengan melakukan penawaran umum saham perdana (Initial Public Offering/IPO).

Bekerja sama dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), BCA menggelar Workshop Road to Go Public with BCA yang bertujuan memberikan awareness dan konsultasi teknis mengenai proses Go Public.

Pasalnya, saat ini terdapat sekitar 60 Debitur Korporasi dan Komersial BCA belum Go Public.

Hadir untuk membuka Workshop Road to Go Public with BCA, Wakil Presiden Direktur BCA Armand W. Hartono, Direktur BCA Rudy Susanto, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio, dan Direktur UTama PT BCA Sekuritas Mardy Sutanto di Jakarta, Senin (11/12/2017).

Workshop Road to Go Public with BCA menghadirkan Kepala Divisi Pengembangan Calon Emiten BEI Umi Kulsum dan Direktur PT BCA Sekuritas Imelda Arismunandar sebagai narasumber yang membahas Potensi Pertumbuhan Perusahaan Melalui Go Public, serta Proses dan Manfaat Initial Public Offering (IPO) bagi emiten serta menghadirkan Direktur Utama PT Sri Rejeki Isman Tbk Iwan Setiawan Lukminto untuk berbagi informasi terkait success story lPO.

"Kami berharap Debitur Korporasi dan Komersial BCA akan semakin mantap melaksanakan IPO berkat acara hari ini. Kami berharap Debitur dapat menyadari manfaat permodaIan yang diperoleh dari pasar modal dalam meningkatkan modal kerja perusahaan yang peningkatan untuk pertumbuhan perusahaan melakukan investasi, hingga melakukan akuisisi," ujar Armand.

Armand juga menekankan pentingnya kesiapan perusahaan dalam melaksanakan Good Corporate Governance (GCG) sebagai salah satu persyaratan Go Public.

"Penerapan GCG menjadi penting karena dapat berkontribusi mempertahankan dan meningkatkan kelangsungan usaha yang sehat dan kompetitif dalam jangka panjang (sustainable), serta tentunya meningkatkan kepercayaan para investor," katanya. [jin]

Komentar

x