Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 16 Desember 2017 | 10:25 WIB

PT Unggul Indah Cahaya Bayar Utang di Bank Rp245 M

Oleh : M Fadil Djailani | Selasa, 5 Desember 2017 | 14:05 WIB
PT Unggul Indah Cahaya Bayar Utang di Bank Rp245 M
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC) berencana bakal segera melunasi utang perseroan sebesar Rp245 miliar.

Utang jangka panjang itu terdiri dari Rp50 miliar kepada Bank Central Asia (BBCA) dan juga kepada bank asing yakni Bank of Mitsubishi sebesar Rp195 miliar. "Utang itu sudah kami cicil setiap tiga bulan dan tahun depan bakal lunas," kata Direktur Utama UNIC, Yani Alifen usai Public Expose perusahaannya di Gedung Bursa Efek (BEI), Selasa (5/12/2017).

Menyusul pelunasan utang itu, perusahaan mengklaim tidak ada rencana untuk menarik pinjaman utang kembali, termasuk belum ada rencana melakukan rights issue, obligasi atau medium term notes (MTN). Untuk belanja modal sepanjang tahun ini US$5 juta telah terserap seluruhnya. "Untuk alokasi belanja modal tahun depan US$1-2 juta akan dipenuhi dari kas internal," katanya.

Sepanjang tahun ini, perusahaan optimistis menggenapi pendapatan US$300-350 juta. Hingga September 2017, pendapatan telah terakumulasi US$234 juta. Kemudian laba bersih akan berada di kisaran US$12-13 juta. Dan, hingga kuartal tiga laba bersih telah mencapai US$12,40 juta.

Perusahaan telah menuntaskan proyek pembangunan Jetty baru berkapasitas 50 ribu Deadweight tonnage (DWT). Jetty baru itu disebut-sebut bakal meningkatkan efisiensi biaya transportasi baik untuk produk barang jadi dan bahan baku.

Ruang lingkup kegiatan bisnis UNIC antara lain mencakup bidang usaha industri bahan kimia alkylbenzene dan kegiatan usaha terkait lainnya, jasa angkutan darat dan penampungan barang impor, konstruksi real estat serta penyewaan ruang perkantoran. Kegiatan utama Unggul Indah Cahaya adalah bergerak dibidang industri bahan kimia alkylbenzene, yang merupakan bahan baku utama untuk produksi deterjen.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Unggul Indah Cahaya, antara lain: PT Aspirasi Luhur (47,31%), PT Alas Pusaka (11,39%), PT Salim Chemicals Corpora (10,20%) dan HSBC Private Bank (Suisse) SA Singapore (10,11%).

Pada Selasa pagi, harga saham UNIC dibuka di Rp3.600 per saham. Dalam setahun terakhir, harga tertinggi saham UNIC di Rp6.750 per saham pada penutupan 31 Mei 2017. Untuk harga terendah di Rp1.755 per saham pada penutupan 11 Januari 2017. [hid]

Komentar

 
x