Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 16 Desember 2017 | 10:24 WIB

APLN Buat Konsep TOD sebagai Magnet Superblok PGV

Oleh : - | Selasa, 5 Desember 2017 | 12:46 WIB
APLN Buat Konsep TOD sebagai Magnet Superblok PGV
PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Depok - Kurang dari dua tahun sejak diperkenalkan ke masyarakat, Superblok Podomoro Golf View (PGV) semakin diminati kaum urban ibukota yang mendambakan tinggal di kawasan hunian hijau dengan fasilitas kelas atas, namun dengan harga yang sangat terjangkau.

PT Graha Tunas Selaras, anak perusahaan PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN), mengembangkan PGV di lahan seluas 60 hektare di kawasan Cimanggis, Depok. PGV nantinya akan terdiri dari sekitar 37.000 unit apartemen, dengan tipe Studio, tipe 1 kamar tidur, tipe 2 kamar tidur, dan 3 kamar tidur.

Assistant Vice President Marketing Podomoro Golf View Alvin Andronicus mengatakan, superblok ini dikembangkan dengan tetap mempertahankan lingkungan hijau yang ada.

Alvin mengatakan, dengan konsep New Home, New City, New Shopping Destination, New Education Area, New Culinary Destination, gaya hidup eco-living di hunian ini dilengkapi fasilitas-fasilitas penunjangnya. Sebut saja sarana olahraga outdoor, jogging track dan instalasi-instalasi pengelolaan lingkungan yang berorientasi 3 R (reduce, reuse, recycle).

Fasilitas pendidikan, Alvin menambahkan, juga sangat didukung dengan adanya perguruan tinggi ternama di Depok, yakni Universitas Indonesia, Universitas Pancasila, Universitas Gunadarma, dan IISIP. PGV sendiri bersebelahan dengan rencana pengembangan 20Ha Kolese Kanisius, ditambah dalam kawasan akan dibangun Unversitas Gunadarma dan Sekolah Karakter.

"Seluruh kebutuhan hidup, yakni pendidikan, transportasi, kesehatan, kebutuhan sehari-hari, serta fasilitas hiburan dapat dipenuhi di kawasan ini," ungkap Alvin.

Selain segala keindahan dan kenyamanan yang ditawarkan, lokasi yang strategis pun turut memberikan kemudahan bagi penghuninya untuk tinggal dan beraktivitas baik di dalam maupun keluar dari kawasan ini.

Kawasan ini mudah dijangkau karena hanya berjarak 100 meter dari exit Tol Cimanggis, 19 kilometer dari Cawang, dan 30 menit dari Bandara Halim Perdana Kusuma. Kota ini terintegrasi dengan jaringan kereta ringan LRT (Light Rapid Transit), yang terhubung pula dengan jaringan MRT, Shuttlebus.

"Fasilitas ini memudahkan para penghuni dengan biaya dan waktu yang lebih hemat, tidak stres karena macet dampaknya produktivitas kerja semakin meningkat," kata Alvin.

Dengan mengusung konsep Transit Oriented Development (TOD), superblok ini akan menjadi sunrise properti tahun 2018 di Jabodetabek, selain Bekasi, Serpong dan Bintaro.

"Kami akan terus membangun super blok ini menjadi lokasi berkualitas dan kompetitif untuk properti," jelas Alvin.

Alvin menambahkan, pembangunan properti baik hunian maupun komersial di kawasan Depok sangat pesat karena daya serap pasarnya juga tinggi.

"Kami menatap 2018 dengan yakin bahwa industri properti akan membaik. Catatan kami, melalui proyek Podomoro Golf View (PGV) Cimanggis, minat masyarakat sangat tinggi untuk memenuhi kebutuhan dasar papan ini," ujarnya.

Bulan Oktober 2017, APL juga telah melakukan prosesi tutup atap (Topping Off) tahap pertama megaproyek PGV ini. [jin]

Komentar

 
x