Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 16 Desember 2017 | 10:24 WIB

IHSG Bakal Tutup 2017 tanpa Window Dressing?

Oleh : Ahmad Munjin | Selasa, 5 Desember 2017 | 09:28 WIB
IHSG Bakal Tutup 2017 tanpa Window Dressing?
(Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Posisi IHSG hingga akhir tahun 2017 diprediksi masih aman dalam kisaran 5.900 hingga 6.000. Akan tetapi, pasar saham domestik berpeluang tutup tanpa window dressing.

Dari data di atas, terlihat saham-saham dengan market kapitalisasi terbesar dan sahamnya banyak dipegang oleh reksa dana besar di Indonesia. "Kemungkinan terjadinya window dressing adalah jika harga saham saat ini berada di bawah harga penutupan 31 Desember 2016," kata Kiswoyo Adi Joe, analis Recapital Securities, di Jakarta.

Jika harga saham saat ini sudah berada di atas harga penutupan 31 Desember 2016, tidak akan terjadi window dressing. "Dari 14 saham dari daftar di atas hanya ada 3 yang masih ada kemungkinan terjadinya window dressing," ujarnya.

Saham-saham dimaksud adalah saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) dan PT PP London Sumatera Indonesia Tbk (LSIP).

Sayangnya, kata Kiswoyo, saham INDF, AALI dan LSIP adalah saham dari sektor consumer (INDF) dan CPO (AALI & LSIP). "Secara sektoral, saham dari sektor keuanganlah yang memiliki bobot sangat besar ke IHSG," tuturya.

Oleh karena itu, kemungkinan terjadinya window dressing pada 3 saham ini adalah di bawah 50%.

Lebih jauh dia menjelaskan, dengan melihat daftar harga saham di atas, peluang untuk membeli saham untuk momentum window dressing menjadi tidak ada. "Kecuali adanya penurunan cukup dalam pada harga saham di atas hingga turun di bawah harga penutupan 31 Desember 2016," kata dia tandas.

Dengan melihat daftar harga saham di atas, terlihat jika posisi IHSG masih aman hingga akhir tahun 2017 ini. "Kami memprediksi IHSG di akhir tahun ini berada di range 5.900 hingga 6.000," imbuhnya. [jin]

Komentar

 
x