Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 16 Desember 2017 | 10:28 WIB

China Enggan Blokir Internet Global

Oleh : Wahid Ma'ruf | Senin, 4 Desember 2017 | 01:52 WIB
China Enggan Blokir Internet Global
Presiden China Xi Jinping - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Beijing - Presiden China Xi Jinping mengatakan negara tersebut tidak akan menutup pintu ke internet global. Namun kedaulatan cyber itu adalah kunci dalam visinya dalam pengembangan internet.

Komentar Xi dibaca oleh Huang Kunming, kepala departemen publisitas Partai Komunis China di forum kebijakan cyber cyber terbesar di kota Wuzhen di China timur. "Perkembangan cyberspace China memasuki jalur cepat. Pintu China hanya akan semakin terbuka," kata Xi dalam catatan tersebut seperti mengutip cnbc.com.

Kedaulatan maya adalah gagasan bahwa negara harus diizinkan mengelola dan menampung internet mereka sendiri tanpa gangguan eksternal. Partai Komunis China telah memperketat peraturan cyber pada tahun lalu, memformalkan peraturan baru yang mengharuskan perusahaan menyimpan data secara lokal dan alat sensor yang memungkinkan pengguna menumbangkan Great Firewall.

Pada bulan Juni, China memperkenalkan undang-undang keamanan dunia maya yang mengharuskan perusahaan asing untuk menyimpan data secara lokal dan menyerahkannya pada tindakan pengawasan data. Regulator Cyber mengatakan bahwa undang-undang tersebut sesuai dengan peraturan internasional, dan peraturan tersebut dirancang untuk melindungi privasi pribadi dan serangan balik terhadap infrastruktur inti.

Kelompok bisnis mengatakan peraturan tersebut secara tidak adil menargetkan perusahaan asing. China telah menganjurkan dengan kuat peran yang lebih besar dalam pemerintahan internet global di bawah Xi. "China siap untuk mengembangkan peraturan dan sistem pemerintahan internet yang baru untuk melayani semua pihak dan melawan ketidakseimbangan saat ini," kata Wang Huning, anggota komite berdiri Partai Komunis pada acara tersebut pada hari Minggu.

Konferensi yang diawasi oleh Cyberspace Administration of China (CAC) mengundang eksekutif asing, CEO Apple Inc Tim Cook dan kepala Google Inc Sundar Pichai serta seorang eksekutif Facebook Inc. Google dan Facebook dilarang di China, bersama dengan Twitter Inc dan sebagian besar media berita barat. Eksekutif puncak dari Alibaba Group Holding Ltd, Tencent Holdings Ltd dan Baidu Inc juga menghadiri forum tersebut.

Komentar

 
x