Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 16 Desember 2017 | 10:31 WIB

Enam BUMN Pilot Project Transaksi Mesin EDC Link

Oleh : Uji Sukma Medianti | Senin, 20 November 2017 | 13:20 WIB
Enam BUMN Pilot Project Transaksi Mesin EDC Link
Gatot Trihargo, Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Jasa Konsultasi, Kementerian BUMN, - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Himpunan bank negara (Himbara) menandatangani nota kesepahaman dengan 6 BUMN mengenai penempatan mesin Electronik Data Capture (EDC) bank Himbara atau EDC Link.

Sejumlah 6 BUMN itu, sebelumnya sudah memiliki mesin EDC. Akan tetapi, pada MoU kali ini, sebanyak empat bank BUMN bisa melakukan transaksi di satu mesin EDC saja.

"Dengan EDC yang sudah ada, saya kira bisa ditingkatkan lagi (penyebarannya)," kata Gatot Trihargo, Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Jasa Konsultasi, Kementerian BUMN, di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (20/11/2017).

Adapun, 6 BUMN yang akan menjadi pilot project perampingan mesin EDC ini, adalah PT Pos Indonesia, PT Kereta Api Indonesia, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Pertamina Retail, PT Pegadaian dan PT Kimia Farma Tbk (KAEF).

"Diharapkan (perampingan) mesin EDC ini sudah bisa dimulai Desember ini," jelas dia.

Gatot menjelaskan, jumlah EDC yang sudah ada di masing-masing BUMN beragam. Misalnya di Pegadaian ada 4.400 EDC yang tersebar di cabang, Kimia Farma punya 1.500 EDC, belum lagi yang ada di toko ritel dan merchant-merchant di seluruh Indonesia.

"Begitu (di 6 BUMN selesai) semua merchant akan diberlakukan satu EDC saja," tuturnya.

Untuk EDC Mandiri saja, Gatot bilang punya 200.000 mesin EDC di seluruh merchant yang ada.

Gatot menjelaskan, dengan adanya EDC Link ini, transaksi melalui ATM bisa dilakukan mulai dari pembayaran, top up, pembayaran e-toll, hingga pembayaran kredit dan sebagainya.[jin]

Komentar

 
x