Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 November 2017 | 17:12 WIB

Gandeng Pemkab Jember, BBTN Bangun Kampung Nelayan

Oleh : - | Rabu, 15 November 2017 | 12:15 WIB
Gandeng Pemkab Jember, BBTN Bangun Kampung Nelayan
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk berencana membangun Kampung Nelayan Puger di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Upaya mensukseskaan Program Sejuta Rumah yang dicanangkan Presiden Joko Widodo sejak 2015.

Dalam pembangunan dan pembenahan Kampung Nelayan Puger ini, turut melibatkan Pemkab Jember. "Kami akan menggandeng Pemkab Jember untuk melakukan pembangunan dan pembenahan Kampung Nelayan Puger. Apalagi secara bisnis, wilayah ini masih memiliki potensi bisnis serta memenuhi syarat yang berlaku dan pengembangan kawasan ini akan mendukung ekonomi kerakyatan," tegas Direktur Utama Bank BTN Maryono usai penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara Bank BTN dengan Pemkab Jember di Jakarta, Selasa (14/11/2017).
Turut hadir menandatangani MoU tersebut yakni Bupati Jember Faida.

Selain akan membangun dan membenahi kawasan hunian bagi nelayan tersebut, Maryono melanjutkan, Bank BTN juga berencana menggelar akad KPR serentak 2.002 unit rumah di Jember. Jumlah tersebut naik dari jumlah akad serentak pada tahun sebelumnya sejumlah 1.001 unit yang juga meraih rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

"Jumlah akad serentak pada tahun lalu, kami lipat gandakan dua kali lipat pada tahun ini menjadi 2.002 unit rumah. Tujuannya, kami ingin agar bagaimana wilayah Jember dapat berkembang sesuai dengan potensi yang ada sehingga dapat berdampak pada perbaikan ekonomi masyarakat Jember," kata Maryono.

Di samping itu, melalui kemitraan tersebut, perseroan akan menyediakan berbagai jasa dan layanan perbankan bagi Pemkab Jember. Emiten bersandi saham BBTN ini juga akan melakukan kerja sama di bidang e-retribusi dengan Pemkab Jember.

Kata Maryono, untuk mencapai target komitmen sebagai integrator utama Program Satu Juta Rumah, perseroan memang terus menggelar kemitraan baik dalam rangka meningkatkan realisasi ketersediaan rumah maupun permintaan akan hunian.

Hingga Oktober 2017, lanjut Maryono, sebagai wujud komitmen tersebut, perseroan telah merealisasikan 75,32% dari target penyaluran kredit dalam rangka Program Satu Juta Rumah.

Selain terus menggelar kemitraan, Bank BTN juga menggelar berbagai langkah strategis dalam rangka mendukung Program Satu Juta Rumah. Di antaranya, perseroan melakukan berbagai relaksasi ketentuan kredit baik KPR maupun kredit konstruksi.

Bank yang tengah menggelar transformasi digital ini juga terus meningkatkan kapasitas IT, menambah jaringan serta menambah jumlah dan kompetensi sumber daya manusia. Dalam menjalankan berbagai strategi tersebut, Bank BTN juga tetap mengutamakan risk management dalam rangka mengimplementasikan good corporate governance (GCG).

Sepanjang 2017, BBTN membidik akan menyalurkan kredit perumahan untuk 666.000 unit rumah dalam rangka mendukung Program Satu Juta Rumah. Rinciannya, penyaluran pinjaman rumah subsidi sebanyak 504.122 unit rumah, pembiayaan rumah non-subsidi ditargetkan 161.878 unit rumah.

Hingga Oktober 2017, perseroan merealisasikan penyaluran kredit untuk 501.626 unit rumah, atau setara 75,32% dari target. Jumlah unit tersebut setara penyaluran kredit senilai Rp55,7 triliun.

Untuk jenis rumah subsidi, Bank BTN telah menyalurkan pembiayaan untuk 346.925 unit rumah, atau setara Rp24,86 triliun. Sedangkan pembiayaan rumah non-subsidi, perseroan telah menyalurkan untuk 154.702 unit rumah, atau sekitar Rp30,84 triliun. [tar]

Komentar

 
x