Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 November 2017 | 17:10 WIB

Harga Saham BUMN Terus Anjlok, Ini Saran Bos Bursa

Oleh : M Fadil Djailani | Senin, 13 November 2017 | 15:36 WIB
Harga Saham BUMN Terus Anjlok, Ini Saran Bos Bursa
Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Tito Sulistio - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Tito Sulistio punya saran bagi perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang sudah melantai bursa agar sahamnya tidak terus anjlok.

Menurut Tito, pada saat melakukan penawaran saham untuk pertama kalinya/initial public offering, perusahaan BUMN ini kerap mematok penawaran harga yang terlalu tinggi.

Dia menyarankan agar harga penawaran ditetapkan 20% di bawah harga wajar saham anak BUMN tersebut. Sehingga ada ruang bagi investor ritel untuk mendulang kenaikan harga. "Satu lihat maksimum price lalu potong 20% untuk kepentingan investor. Jangan maksimum price malah ditambah," kata Tito saat ditemui di Kantornya, Senin (13/11/2017).

Menurut Tito, manajemen tidak perlu ambil untung saat pertama kali mencatatkan sahamnya. Sebab, manajemen bisa mengambil untung ketika menerbitkan saham baru melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) alias rights issue.

"Nih IPO maksimum price potong dong diskon 20% kasih investor untung, nanti right issue baru ambil untung," katanya.

"Jangan maksimum price malah ditambah. Saya mensyarankan IPO maksimum price potong 20% kasih keutungan investor," tambahnya.

Salah satu contoh BUMN yang terus mengalami penurunan harga saham adalah PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk (GMFI), bahkan pada saat pencatatan saham GMFI langsung turun 7,5% dari harga penawaran Rp340 menjadi Rp370 per saham. [hid]

Komentar

 
x