Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 November 2017 | 17:06 WIB

Inilah Skema Restrukturisasi Utang ELTY

Oleh : Wahid Ma'ruf | Senin, 13 November 2017 | 15:06 WIB
Inilah Skema Restrukturisasi Utang ELTY
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) menjelaskan pengadilan tinggi Singapura telah menyetujui skema restrukturisasi utang.

Nilai utang tersebut berupa obligasi global sebesar US$155 juta dengan bunga 8,6% yang diterbitkan BLDInvestment. Nilainya US$289.289.398 atau setara dengan Rp3,924 triliun termasuk bunga dan denda. Restrukturisasi tersebut telah disetujui pengadilan tinggi Singapura pada 8 November 2017.

Dengan demikian memberikan kepastian hukum dalam menyelesaikan kewajiban atas utang obligasi secara keseluruhan khususnya dalam bentuk mata uang asing.

Skema restrukturisasi utang tersebut antara lain pengalihan saham milik PT Prima Bisnis Utama yang merupakan entitas anak dalam PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk sebanyak 8.563.472.860 saham. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Senin (13/11/2017).

Skema kedua, penerbitan waran oleh perseroan 2.518.461.951 dengan masing-masing waran memberikan hak atas 10 saham ELTY. Saham tersebut bernilai Rp100 per saham. Restrukturisasi berlaku efektif apabila memenuhi syarat bila perseroan telah membayar biaya-biaya yang dikeluarkan panitia kreditur. Perseroan telah membayar biaya-biaya profesional dalam proses restrukturisasi, Perseroan telah menandatangani akta kesanggupan.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan ELTY adalah bergerak dalam bidang pembangunan, perdagangan dan jasa, termasuk usaha jasa manajemen dan penyertaan pada Entitas yang berhubungan dengan usaha real estat dan properti, serta dalam bidang infrastruktur.

Bakrieland dan anak usaha memiliki properti yang terletak di Jakarta, Bogor, Malang, Sukabumi, Bekasi, Lampung, Batam, Balikpapan, Tangerang dan Bali.

Pemegang saham ELTY yang memiliki 5% atau lebih antara lain CGMI PB Customer Account (10,41%) dan Interventures Capital Pte. Ltd. (8,64%).

Komentar

 
x