Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 16 Desember 2017 | 10:32 WIB

Kuartal III-2017, DPK Mandiri Syariah Rp74,7 T

Oleh : Ahmad Munjin | Kamis, 9 November 2017 | 15:56 WIB
Kuartal III-2017, DPK Mandiri Syariah Rp74,7 T
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Mandiri Syariah sampai dengan Kuartal III 2017 membukukan kinerja yang semakin baik.

Kinerja yang baik dapat dilihat dari pertumbuhan di hampir semua indikator bisnis bank seperti aset, dana pihak ketiga (DPK), pembiayaan, dan kualitas pembiayaan.

"Kami bersyukur dan berterimakasih atas kepercayaan masyarakat kepada Mandiri Syariah, kata Direktur Financing Risk and Recovery Mandiri Syariah Choirul Anwar, di Jakarta, Kamis (9/11/2017).

Dengan pencapaian yang baik, dia optimistis dapat membukukan kinerja lebih baik lagi hingga akhir 2017.

Pada kuartal III-2017, Mandiri Syariah membukukan peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) Rp74,75 triliun atau tumbuh 13,30% (yoy) dibandingkan posisi Kuartal III 2016 yang sebesar Rp65,98 triliun.

"Komposisi DPK mayoritas atau 50,75% merupakan dana murah (low cost fund), ungkap dia.

Total dana murah pada bulan September 2017 sebesar Rp37,94 triliun. Pada tahun lalu di periode yang sama komposisi dana murah Mandiri Syariah sebesar 49,15% atau Rp32,43 triliun.

Pertumbuhan dana per masing-masing produk sebagai berikut: Tabungan tumbuh sebesar 11,84% (yoy) atau meningkat Rp3,07 triliun menjadi Rp28,99 triliun; Giro tumbuh sebesar 37,47% (yoy) atau meningkat Rp2,44 triliun sehingga menjadi Rp8,94 triliun; dan Deposito secara tahunan tumbuh 9,74% atau tumbuh Rp3,27 triliun menjadi Rp36,81 triliun.

Lebih jauh Choirul mengungkap, perusahaan mengandalkan produk tabungan baik Tabungan Mandiri Syariah dan Tabungan Mabrur (haji) untuk produk dana murah. Tahun ini terdapat penambahan rekening DPK baru mencapai 530 ribu rekening sehingga menjadi 7,02 juta rekening sampai dengan Kuartal III 2017.

"Biaya dana kami juga relatif tidak terlalu tinggi karena relatif setara dengan bank-bank besar," tuturnya.

Peningkatan DPK mendorong kenaikan total aset Mandiri Syariah yang per September 2017 tumbuh 13,26% (yoy) menjadi Rp84,09 triliun dari Rp74,24 triliun per posisi September 2016. [jin]

Komentar

 
x