Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 16 Desember 2017 | 06:49 WIB

RIMO Mampu Catat Laba Rp123,7 M dari Rugi Rp2,04 T

Oleh : Wahid Ma'ruf | Kamis, 9 November 2017 | 09:35 WIB
RIMO Mampu Catat Laba Rp123,7 M dari Rugi Rp2,04 T
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO) mampu meraih laba bersih per 30 September 2017 menjadi Rp123,7 miliar dari rugi sebesar Rp2,04 triliun pada periode yang sama tahun 2016.

Pada periode ini, perseroan mengalami lonjakan penjualan menjadi RP247,07 miliar dari Rp9,16 miliar. Beban pokok penjualan menjadi Rp145,15 miliar dari Rp1,5 triliun. Jadi laba bruto menjadi Rp101,9 miliar dari Rp7,5 miliar.

Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Rabu (8/11/2017). Beban usaha perseroan menjadi Rp59,21 miliar dari Rp25,28 miliar.

Laba usaha menjadi Rp42,7 miliar dari rugi usaha sebesar Rp17,7 miliar. Penghasilan lain-lain neto menjadi RP81,7 miliar dari rugi lain-lain Rp2,02 triliun.

Jadi Laba sebelum pajak menjadi Rp123,45 miliar dari rugi sebelum pajak menjadi Rp2,04 triliun. Beban pajak Rp716,7 juta dari Rp915,24 miliar. Jadi laba bersih menjadi Rp124,45 miliar dari rugi bersih Rp2,04 triliun.

Total aset perseroan menjadi Rp5,8 triliun dari Rp4,7 triliun. Untuk total liabilitas menjadi Rp658,5 miliar dari Rp276,2 miliar.

Ruang lingkup kegiatan bisnis RIMO adalah berusaha di bidang perdagangan umum yang menjual berbagai macam barang seperti pakaian, aksesoris, tas, sepatu dan kosmetik melalui toko serba ada (department store). Saat ini, RIMO hanya memiliki satu gerai dengan total luas 1.807 m2, yang terletak di Pasar Baru, Jakarta.

Pemegang saham yang memliki 5% atau lebih saham Rimo International Lestari Tbk, yaitu: Benny Tjokrosaputro (73,31%), Anne Patricia Sutanto (8,41%) dan Teddy Tjokrosapoetro (6,73%).

Saham RIMO pada perdagangan Rabu kemarin turun 24,4% menjadi Rp192 per saham. Dalam setahun terakhir harga tertinggi saham RIMO di Rp660 per saham pada penutupan 24 Oktober 2017. Sedangkan harga terendah di Rp69 per saham pada penutupan 2 Maret 2017.

Komentar

 
x