Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 19 November 2017 | 02:36 WIB

Inilah Alasan PT Chandra Asri Ingin Pecah Saham

Oleh : Wahid Ma'ruf | Senin, 6 November 2017 | 18:05 WIB
Inilah Alasan PT Chandra Asri Ingin Pecah Saham
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) akan memecah nilai nominal saham perseroan atau stock split dengan rasio 1:5 sehingga menjadi Rp200 per saham dari Rp1.000 per saham.

Perseroan menilai harga saham sepanjang tahun ini di atas Rp20.000 per saham. Tingkat harga tersebut terlalu mahal jika dibandingkan dengan saham-saham lainnya atau kelompok saham berkapitalisasi besar.

Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Senin (6/11/2017). Jadi, investor yang memperdagangkan saham TPIA cenderung terbatas bagi pemodal besar. Konsekuensinya perdagangan saham TPIA memiliki jumlah frekuensi dan volume transaksi yang lebih sedikit.

"Melalui stock split, perseroan akan memperbesar basis pemegang saham sekaligus meningkatkan likuiditas dengan naiknya jumlah frekuensi dan volume perdagangan saham TPIA. Stock split dengan rasio 1:% akan membentuk harga saham TPIA ke tingkat lebih terjangkau sehingga menjadi daya tarik bagi investor perorangan atau institusi untuk memiliki saham TPIA," kata Erwin Ciputra, Dirut PT Chandra Asri Petrochemical.

Perseroan telah mendapat persetujuan dari RUPSLB pada hari ini. UNtuk perdagangan saham TPIA dengan nominal baru akan dimulai pada akhir bulan November ini.

Pada perdagangan hari ini, saham TPIA berakhir di Rp27.825 dari pembukaan di Rp27.650 per saham. Dalam setahun terakhir harga tertinggi saham TPIA di Rp28.425 per saham pada penutupan 8 Mei 2017. Sedangkan harga terendah di Rp16.625 per saham pad apenutupan 7 November 2016.

TPIA merupakan emiten yang bergerak dalam bidang usaha industri petrokimia, perdagangan, angkutan dan jasa. Saat ini, TPIA menjalankan usaha petrokimia yang terintegrasi secara vertikal di Indonesia dengan fasilitas-fasilitasnya yang terletak di Ciwandan, Cilegon dan Puloampel, Serang Banten.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Chandra Asri Petrochemical Tbk, antara lain: Barito Pacific Tbk (pengendali) (45,04%), SCG Chemicals Company Limited (30,57%), Magna Resources Corporation Pte Ltd (15,02%) dan Marigold Resources Pte Ltd (5,15%).

Komentar

 
x