Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 16 Desember 2017 | 06:49 WIB

Tiphone Alami Penurunan Laba Jadi Rp275,3 M

Oleh : Wahid Ma'ruf | Rabu, 1 November 2017 | 13:32 WIB
Tiphone Alami Penurunan Laba Jadi Rp275,3 M
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE) mencatat penurunan laba bersih per 30 September 2017 menjadi Rp275,3 miliar dari periode yang sama tahun 2016 sebesar Rp355,55 miliar.

Perseroan pada periode ini mencatat pendapatan menjadi Rp20,4 triliun dari Rp20,05 triliun. Untuk beban pokok menjadi Rp19,2 triliun dari Rp18,8 triliun. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Rabu (1/11/2017).

Jadi laba bruto menjadi Rp1,12 triliun dari Rp1,17 triliun. Sedangkan beban administrasi menjadi Rp425,3 miliar dari Rp425,9 miliar. Beban penjualan menjadi Rp89,1 miliar dari Rp122,52 miliar. Penghasilan usaha lainnya menjadi Rp105,7 miliar dari Rp138,96 miliar. Jadi laba usaha menjadi Rp713,9 miliar dari Rp755,6 miliar.

Sedangkan penghasilan keuangan menjadi Rp15,6 miliar dari Rp5,08 miliar. Biaya keuangan menjadi Rp344,4 miliar dari Rp484,31 miliar. Untuk laba sebelum pajak menjadi Rp385,08 miliar dari Rp484,31 miliar.

Beban pajak menjadi Rp109,7 miliar dari Rp128,7 miliar. Jadi laba bersih menjadi Rp275,3 miliar dari Rp355,5 miliar.

Untuk total aset perseroan menjadi Rp8,8 triliun dari Rp8,2 triliun. Sedangkan total liabilitas menjadi Rp5,4 triliun dari Rp5,01 triliun.

Kegiatan bisnis Tiphone dan Entitas Anak adalah bergerak dalam bidang perdagangan perangkat telekomunikasi, yaitu telepon seluler (bekerja sama dengan Samsung, LG, Huawei dan BlackBerry) beserta suku cadang, aksesoris, pulsa (distribusi kartu perdana dan voucher pra bayar operator PT Telkomsel), dan jasa perbaikan (reparasi). Diakhir 2016, Tiphone memiliki 200 cabang, 400 outlet, 96 service center, dan 250,000 reseller aktif yang tersebar di seluruh Indonesia.

Para pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Tiphone Mobile Indonesia Tbk adalah PT Upaya Cipta Sejahtera (37,32%) (pengendali), PT PINS Indonesia (24,00%) dan PT Esa Utama Inti Persada (13,68%).

Saham TELE pada tadi pagi di harga Rp1.115 per saham. Dalam setahun terakhir harga tertinggi saham TELE di Rp1.280 pada penutupan 4 Juli 2017. Sedangkan arga terendah di Rp665 per saham pada penutupan 15 November 2016.

Komentar

 
x