Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 16 Desember 2017 | 06:49 WIB

Penjualan ANTM Capai Rp6,9 T

Oleh : Wahid Ma'ruf | Rabu, 1 November 2017 | 02:02 WIB
Penjualan ANTM Capai Rp6,9 T
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatat penjualan bersih per 30 September 2017 sebesar Rp6,96 triliun.

Komoditas emas merupakan komponen terbesar pendapatan Perseroan, berkontribusi sebesar Rp3,84 triliun atau 55%. Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Selasa (31/10/2017).

Volume produksi feronikel tercatat sebesar 15.813 TNi, naik 10% yang mencapai 14.393 TNi. Pada periode membukukan penjualan feronikel sebesar 12.816 TNi atau naik sebesar 6% dibandingkan periode yang mencapai 12.095 TNi.

Volume produksi feronikel tercatat sebesar 6.486 TNi, meningkat sebesar 7% dibandingkan periode yang sama di tahun 2016. Penjualan feronikel tercatat sebesar 6.181 TNi, naik sebesar 54% dibandingkan periode 4.003 TNi. Peningkatan volume penjualan tersebut sejalan dengan strategi Perusahaan untuk mengoptimalkan penjualan seiring dengan tren kenaikan harga nikel.

Penjualan feronikel merupakan kontributor terbesar kedua dari total pendapatan perusahaan, menyumbang Rp1,74 triliun atau 25% dari total penjualan bersih 9M17. Nilai penjualan bersih feronikel tercatat sebesar Rp861 miliar.

Sementara perseroan menjelaskan total volume produksi emas dari tambang Pongkor dan Cibaliung sebesar 1.473 kg (47.358 oz). Sementara itu volume penjualan emas tercatat sebesar 6.966 kg (223.962 oz).

sementara penjualan emas tercatat sebesar Rp3,84 triliun. Emas merupakan kontributor terbesar dari penjualan bersih dengan persentase kontribusi sebesar
55%.

Sementara, produksi emas mencapai 459 kg (14.757 oz) dengan volume penjualan mencapai 3.668 kg (117.929 oz) senilai Rp2,04 triliun.

Perseroan mencatatkan total volume penjualan bijih nikel sebesar 2.061.545 wmt yang terdiri dari 156.798 wmt penjualan ke pasar domestik dan 1.904.747 wmt bijih nikel kadar rendah untuk tujuan ekspor. Antam mencatatkan pendapatan dari bijih nikel sebesar Rp956 miliar.

Pada periode ini, total produksi bijih nikel mencapai 1.937.650 wmt dengan penjualan sebesar 1.735.532 wmt dan menghasilkan pendapatan Rp561 miliar.

Perseroan mencatatkan pendapatan dari bauksit sebesar Rp226 miliar. Volume produksi bauksit mencapai 248.475 wmt dan volume penjualan mencapai 370.529 wmt senilai Rp173 miliar.


Komentar

 
x