Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 19 November 2017 | 02:36 WIB

Delta Djakarta Pertahankan Laba dengan Efisiensi

Oleh : Monica Wareza | Senin, 23 Oktober 2017 | 18:05 WIB
Delta Djakarta Pertahankan Laba dengan Efisiensi
PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) - (Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) masih mengalami penurunan penjualan seiring lesunya bisnis ritel hingga tutupnya sejumlah bisnis ritel di Indonesia.

Direktur Pemasaran perseroan, Ronny Titiheruw mengatakan penjualan yang lesu ini tidak terlalu berimbas negatif pada laba bersih perseroan hingga semedter I-2017, pasalnya perseroan giat melakukan efisiensi dana.

"Kita banyak yang bisa di efisiensi kan, cara kita menjual terus juga biaya enggak perlu kita efisiensikan. Jadi walaupun penjualan turun kita bisa mencapai profitibilitas lebih bagus," kata Ronny di Jakarta, Senin (23/10/2017).

Lebih lanjut, terkait Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 06/M-DAG/PER/1/2015 tentang perubahan kedua atas Permendag No. 20/M-DAG/4/2014 tentang pengendalian dan pengawasan terhadap pengadaan, peredaran dan penjualan minuman beralkohol yang melarang minimarket untuk menjual minuman beralkohol golongan A.

Sejumlah peraturan ini diakui Ronny juga menjadi salah satu sebab dari menurunnya penjualan perseroan di tahun ini, hal ini memengaruhi penjualan di industri minol mencapai 30%. Ditambah lagi dengan daya beli masyarakat yang masih berfluktuasi.

"Tapi mudah-mudahan revenue tahun ini bisa tumbuh 5%-7% dibandingkan tahun lalu. "Di kuartal IV saya harapkan mudah-mudahan bisa normal. Udah bisa bagus lagi," lanjutnya.

Penjualan semester I 2017 perseroan tercatat Rp723,46 miliar atau turun 11,87% ketimbang periode yang sama tahun 2016. Sementara laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk justru naik 17,26% menjadi Rp124,94 miliar.

Sementara itu, pada periode kuartal I 2017, penjualan ekspor hanya tercatat Rp112,21 juta. Bandingkan dengan penjualan penjualan domestik yang sebesar Rp455,63 miliar. [hid]

Komentar

 
x