Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 19 November 2017 | 02:41 WIB

Saham AirAsia Siap Mendarat di Lantai Bursa

Oleh : Monica Wareza | Kamis, 19 Oktober 2017 | 03:29 WIB
Saham AirAsia Siap Mendarat di Lantai Bursa
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Indonesia Air Asia (IAA) akhirnya mendapat lampu hijau untuk segera melantai di pasar modal, melalui skema backdoor listing.

Komisaris Utama CMPP, Donny P. Pranoto mengatakan, sebagian besar pemegang sahamnya sudah menyetujui rencana perseroan untuk mengambil alih usaha IAA, melalui pembelian perpetual securities. Dalam hal ini, IAA akan menunjuk melalui salah satu emitennya yakni PT Rimau Multi Putra Pratama Tbk (CMPP). "Kita sudah setujui di RUPSLB, 76% dari rights issue kita untuk buat beli perpetual securities IAA dan menggunakan skema imbreng," kata Donny di Jakarta, Rabu (18/10/20217).

Setelah pembelian perpetual securitisnya nanti, Air Asia secara tidak langsung akan menjadi perusahaan publik yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dimana nantinya CMPP akan menjadi pemegang saham mayoritas di IAA dengan porsi kepemilikan saham sebesar 97,96%.

CMPP akan melakukan Penawaran Umum Terbatas dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PUT I) alias right issue sebanyak 13.646.387.267 lembar atau setara dengan 98,44% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh perseroan dalam PUT I ini dengan harga pelaksanaan Rp250 per lembarnya.

Saham ini akan ditawarkan kepada pembeli siaga dengan persyaratan atau stand by buyer yakni PT Fersindo Nusaperkasa (FN) sebanyak 5.306.040.000 dan AirAsia Investment Ltd (AIL) selaku pemegang saham utama IAA sebanyak 5.097.960.000. Sehingga nantinya kedua pemilik saham baru ini masing-masing akan memiliki sebanyak 49,95% oleh FN dan sebanyak 48% oleh AIL.

Hasil dari right issue ini sebesar 76% untuk mengambilalih Sekuritas Perpetual yang diterbitkan IAA senilai RP2,60 triliun yang nantinya akan dikonversi menjadi saham baru IAA. Sedangkan sisanya sebesar 24% untuk modal kerja perseroan dan entitan anak.

Nantinya, sekuritas perpetual tersebut akan dikonversi menjadi saham IAA dengan conversion rate sebesar Rp10,78 juta sebanyak 241.067 lembar saham. Artinya dengan proses ini makanya CMPP akan memiliki sebanyak 57,25% dari saham IAA.

Dengan adanya proses right issue ini maka kepemilikan saham CMPP oleh PT Rimau Multi Investasi yang sebelumnya memiliki sebanyak 76,24% akan terdilusi menjadi sebanyak 1,55%. Sementara kepemilikan saham publik yang sebesar 23,76% sebelum transaksi akan menjadi 0,48% setelah transaksi. [ipe]

Tags

Komentar

 
x