Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 16 Desember 2017 | 06:46 WIB

Bos KIOS: Suspensi Pertanda Minat Investor Tinggi

Oleh : Monica Wareza | Rabu, 18 Oktober 2017 | 00:15 WIB
Bos KIOS: Suspensi Pertanda Minat Investor Tinggi
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) menilai keputusan Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk menghentikan sementara perdagangan saham perusahaannya menunjukkan bahwa investor sangat berminat kepada perusahaan start up.

Direktur Utama Kioson, Jasin Halim mengatakan bahwa minat investor yang tertarik dengan perusahaan start up selama ini masih belum tersalurkan.

"Kioson adalah emiten pertama dari startup teknologi yang sahamnya bisa dibeli investor ritel Indonesia. Minat investasi ke startup teknologi memang sangat tinggi, namun tidak tersalurkan," kata Jasin dalam catatan tertulisnya, Selasa (17/10/2017).

Menurut dia, suspensi yang dikenakan BEI terhadap perusahaannya perlu untuk cooling down atas perdagangan KIOS dan Waran Seri I Kioson, karena adanya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham KIOS.

Kebijakan suspensi saham Kioson itu menunjukan tingginya minat investor pada perusahaan rintisan, sementara untuk berinvestasi di perusahaan startup sangat terbatas. "Kami berharap minat yang tinggi ini bisa memberikan motivasi bagi startup lain untuk mempertimbangkan untuk melantai di pasar modal Indonesia," ujarnya.

Sementara itu, akuisisi saham sebanyak 99 persen ini akan memperkuat bottom line perseroan. Kioson menargetkan pertumbuhan revenue 2017 sebesar 1.900% secara year on year menjadi Rp500 miliar.

"Akuisisi ini berperan strategis untuk memperkuat infrastruktur kami di daerah melalui aset yang sudah dimiliki Narindo. Dengan keberadaan Narindo yang fokus di agregator e-voucher, maka Kioson telah menjaga bisnis perusahaan dari hulu dan akan mengamankan bottom line Kioson," kata dia.

KIOS baru melantai di bursa hampir dua minggu yang lalu, tepatnya pada Kamis (5/10/2017) dengan harga penawaran perdana sebesar Rp450 per lembar saham. Namun, hingga penutupan perdagangan kemarin, Senin (16/10/2017) saham KIOS telah meningkat pesat mencapai harga Rp2.120 per saham.

Sejak pencatatan saham perdananya, saham perusahaan penjual pulsa ini telah mengalami kenaikan sebesar 369,46%. Sepanjang perdagangan hari kemarin saja, saham KIOS telah mengalami kenaikan 24,70% dibandingkan dengan harga penutupan pada Jumat (13/10/2017) di harga Rp1.700 per saham. [tar]

Komentar

 
x