Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 16 Desember 2017 | 06:45 WIB

Saham Korsel Raih Rekor Baru

Oleh : - | Rabu, 11 Oktober 2017 | 17:10 WIB
Saham Korsel Raih Rekor Baru
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Seoul-Saham-saham Korea Selatan mencapai rekor penutupan tertinggi baru pada Rabu (11/10/2017), karena investor-investor asing meraup saham-saham lokal setelah libur tradisional panjang.

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) naik 24,35 poin atau 1,00 persen, menjadi menetap di 2.458,16 poin, dengan volume perdagangan mencapai 193 juta saham senilai 5,6 triliun won (3,1 miliar dolar AS).

Setelah liburan Chuseok selama 10 hari, Hari Thanksgiving Korea Selatan, berakhir Senin (9/10), investor asing terus membeli saham selama dua hari berturut-turut, mendorong KOSPI ke rekor tertinggi baru.

Selama masa liburan, risiko geopolitik mereda sementara indikator ekonomi dari ekonomi utama menunjukkan gambaran yang cerah.

Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK) atau Korea Utara telah banyak diperkirakan akan melakukan provokasi lagi sekitar 10 Oktober untuk memperingati ulang tahun pembentukan Partai Pekerja Korea (WPK) yang berkuasa, namun belum ada yang terjadi.

Sebelum liburan, ketegangan meningkat di Semenanjung Korea, karena dimulainya kembali perang retorika bombastis antara Pyongyang dan Washington.

Ekspektasi berjalan tinggi untuk hasil laba perusahaan yang positif menjelang pengumuman laba kuartal ketiga Samsung Electronics pekan ini.

Investor asing membeli saham lokal senilai 446 miliar won. Investor individual berhasil mengumpulkan 50 miliar won saham, namun institusi lokal membuang saham senilai 533 miliar won.

Penggerak utama pasar, Samsung Electronics, menguat 3,5 persen, setelah naik di atas 2,7 juta won untuk pertama kalinya di perdagangan sebelumnya. Raksasa chip memori SK Hynix bertambah 0,5 persen, setelah melonjak 7,0 persen di hari sebelumnya.

Perusahaan asuransi jiwa terkemuka Samsung Life Insurance melonjak 7,9 persen, dan produsen mobil terbesar Hyundai Motor naik 2,7 persen. Samsung C&T, perusahaan induk de facto Samsung Group, naik 2,9 persen, namun produsen baja nomor satu Posco turun 2,2 persen.

Perusahaan kimia terkemuka LG Chem turun 2,0 persen, dan pemasok tenaga listrik Korea Electric Power Corp. tergelincir 2,0 persen.

Mata uang Korea Selatan berakhir di 1.135,2 won terhadap greenback, turun 0,1 won dari penutupan hari sebelumnya.

Harga obligasi berakhir beragam. Imbal hasil pada surat utang negara tiga tahun turun 0,9 basis poin menjadi 1,929 persen, namun imbal hasil obligasi pemerintah 10-tahun tidak berubah pada 2,418 persen. [tar]

Komentar

 
x