Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 18 Oktober 2017 | 23:45 WIB

Mengetahui Valuasi Freeport Butuh Penilai Publik

Oleh : Monica Wareza | Rabu, 11 Oktober 2017 | 02:15 WIB
Mengetahui Valuasi Freeport Butuh Penilai Publik
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan menyatakan akan menyerahkan penghitungan valuasi PT Freeport Indonesia kepada Bursa Efek Indonesia (BEI). Tujuannya agar pasar ikut serta dalam menghitung nilai saham perusahaan tambang tersebut.

Hal ini didasarkan pada penetapan jumlah besaran nilai valuasi dari 51% saham yang akan didivestasi Freeport untuk pemerintah Indonesia, apakah nilai tersebut setara dengan US$8 miliar atau tidak.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Samsul Hidayat mengatakan bahwa untuk menentukan berapa besar valuasi sebuah perusahaan diperlukan penilai publik (appraiser) alias pihak ketiga yang akan menghitung berapa besar nilai tersebut.

"Iya harus ada appraiser, kemudian laporan dari penilai publiknya, harganya segini, metodenya begini. Pake cashflow, pake aset, PE ratio atau pake apa ya pola valuasinya," kata Samsul di Gedung BEI Jakarta, Selasa (10/10/2017).

Menurut Samsul, penghitungan besaran nilai ini perlu dilakukan dengan membandingkan PT Freeport Indonesia dengan perusahaan sejenisnya. Namun sayangnya di pasar modal Indonesia tidak ada emiten yang sangat mirip dengan Freeport.

"Salah satu cara penetapan harga saham itu kan dengan mengkomparasi antara bisnis satu dengan bisnis yang lainnya. Bisnis yang satu yang bergerak di satu bidang dengan perusahaan lainnya. Nah perusahaan yang sangat sejenis tidak ada, tapi yang mendekati ada," lanjutnya.

Sementara itu, pihak BEI tidak bisa melakukan valuasi dengan membandingkan PT Freeport Indonesia dengan induk usahanya di Amerika Serikat, yakni PT Freeport-McMoran yang sudah listing di New York Stock Exchange (NYSE). Pasalnya, Freeport-McMoran memiliki banyak aset dan Freeport Indonesia merupakan salah satu asetnya.

"Tapi kalau mau divaluasi ya kita (PT Freeport Indonesia) sendiri saja, ga bisa memvaluasi di atasnya. Datanya ada, kontribusi Freeport Indonesia terhadap Freeport AS berapa besar nah ini sebenarnya lebih sederhana. Laporan keuangannya ada, jadi kalau mau tau tinggal buka di NYSE," imbuh dia. [jin]

Komentar

 
x