Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 18 Oktober 2017 | 23:46 WIB

GMFI Alokasikan 20% Sahamnya ke Investor Strategis

Oleh : Monica Wareza | Selasa, 10 Oktober 2017 | 12:27 WIB
GMFI Alokasikan 20% Sahamnya ke Investor Strategis
(Foto: inilahcom/Monica Wareza)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT GMF AeroAsia Tbk (GMFI) menaikkan alokasi porsi saham yang akan dilempar untuk investor strategis, dari sebelumnya sebesar 10% menjadi 20% dari total saham yang dilepas ke publik.

Direktur Utama perseroan, Iwan Joeniarto mengatakan hal ini dilakukan karena melihat animo dari investor strategis selama dilakukannya roadshow yang sangat gencar untuk menjadi pemilik saham GMFI dan menyatakan minatnya secara langsung.

"Karena investor strategis tidak mau hanya dikasih porsi sedikit. Dari pengalaman kita roadshow para investor strategis ini sudah sangat gencar melihat GMF dan saat ini sudah ada beberapa yang memasukkan minat," kata Iwan di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Selasa (10/10/2017).

Menurut dia, pihaknya juga tak sembarangan dalam menempatkan sahamya kepada invesotr strategis. Pihaknya juga melihat mana investor yang sesuai dengan bisnis yang dijalankan oleh perseroan.

Sementara itu, Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), Pahala N. Mansury selaku induk usaha GMFI mengatakan kenaikan jumlah saham yang dialokasikan untuk investor strategis ini dilakukan setelah adanya pengkajian ulang terkait rencana aksi korporasi ini.

"Setelah kami tinjau ulang yang lebih optimal, kami akan melakukan corporate action di GMF dengan mencari strategic investor dan potentially strategic investor yang berminat. Kalau misalnya bisa, melakukan kepemilikan sampai 20%," kata dia.

Meski sudah memastikan jumlah saham yang akan dilepas ke publik, lanjut Iwan, masih belum dipastikan berapa harga yang akan ditawarkan nantinya kepada investor strategis. Namun pihaknya akan menggunakan harga saham yang ada di publik saat ini sebagai benchmark harga yang akan ditawarkan nantinya.

Sebelumnya, perseroan mematok harga saham dalam proses pencatatan saham perdana atau initial publik offering ini dengan kisaran Rp390-Rp510 per saham. Namun dari proses book building perseroan memperoleh harga Rp400 per saham. [hid]

Komentar

 
x